Published On: Mon, Aug 10th, 2015

Ooredoo Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Myanmar

Share This
Tags

 

ooredoo banjir myanmarDoha & Jakarta,  10 Agustus 2015 – Ooredoo memberikan bantuan dan dukungan untuk korban banjir Myanmar, khususnya di 11 zona bencana nasional dan banjir musiman terparah di Myanmar. Bantuan dan dukungan ini sebagaimana telah menjadi komitmen dari seluruh Grup Ooredoo, termasuk Indosat di Indonesia, untuk membantu dan memberikan dukungan bagi masyarakat yang terkena bencana alam di masing-masing wilayah.

Salah satu dukungan ini diwujudkan melalui SMS Donasi bertajuk “Bantuan Myanmar,” yang mengajak pelanggan di negara tersebut  untuk menyumbangkan saldo pulsa mereka, atau sebagian pulsa mereka, untuk korban banjir.

H.E. Sheikh Abdulla Mohammed Bin Saud Bin Al-Thani, Chairman Ooredoo, mengatakan, “Kami sangat prihatin bagi mereka yang terkena banjir ini dan kami bekerja untuk membantu meringankan beban mereka selama waktu kritis ini. Selain memberikan bantuan, kami bekerja keras untuk meminimalkan gangguan jaringan untuk membantu memastikan bahwa kami dapat terus memberikan layanan komunikasi untuk masyarakat yang terkena dampak. Kami berharap situasi segera membaik dan air banjir segera surut sehingga pekerjaan pemulihan dapat dimulai secepat mungkin.”

Komitmen Ooredoo untuk hadir dan mendukung korban bencana juga dilakukan oleh seluruh anggota Grup, termasuk Indosat di Indonesia yang hadir dengan Mobil Klinik di berbagai bencana alam antara lain seperti di bencana letusan Gunung Raung yang saat ini masih berlangsung, letusan Gunung Sinabung, bencana longsor di Banjarnegara-Jawa Tengah serta beberapa bencana alam lainnya di tanah air.

Bahkan pada tahun 2010, Ooredoo melalui perusahaan operasi, Indosat memberikan dukungan bagi para korban letusan Gunung Merapi di Yogyakarta dengan jumlah yang dievakuasi sebanyak 350.000 orang. Pendekatan ini diperluas untuk mencakup pembangunan 100 rumah, pasokan air dan taman bermain anak-anak untuk mereka yang terlantar, yang selesai pada 2012. Ooredoo juga membuat kontribusi signifikan untuk korban banjir di seluruh Indonesia pada tahun 2013 dan 2014.

Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat menambahkan, “ Indosat sebagai anggota dari Grup Ooredoo juga senantiasa berusaha menjadi yang pertama mengulurkan tangan bagi korban bencana yang terjadi di Indonesia. Dengan Mobil Klinik kami yang tersebar di seluruh Indonesia, kami ingin meringankan beban yang dirasakan oleh para korban bencana dengan memberikan layanan kesehatan gratis dan penyaluran kebutuhan pasca bencana. Disamping itu, kami juga berkomitmen untuk tetap menjaga layanan komunikasi kami tetap stabil di lokasi bencana.”

Sementara itu khusus untuk bencana Myanmar saat ini, program “Bantuan Myanmar” akan memberikan bantuan jangka pendek dan panjang untuk para korban dan wilayah yang terkena dampak. Secara keseluruhan, 11 dari 14 daerah di Myanmar telah terkena dampak kondisi cuaca ekstrim yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Rumah, tempat kerja dan sekolah telah hancur, dan Ooredoo telah menjanjikan komitmennya untuk mendukung rekonstruksi fasilitas pendidikan bekerjasama dengan Kementerian Penyelamatan dan Pemukiman.

Ooredoo Myanmar memanfaatkan jaringan nasional karyawan, dealer, dan distributor untuk menilai kondisi lokal dan kebutuhan para korban banjir. Ooredoo bermaksud untuk langsung mendistribusikan makanan, air, obat-obatan, selimut dan membantu dengan penyediaan tempat penampungan sementara yang dapat diakses secara aman bagi masyarakat. Untuk daerah yang tidak dapat diakses, Ooredoo akan membuat sumbangan yang sama kepada pemerintah daerah untuk didistribusikan kepada mereka.

Ooredoo Myanmar memberikan dukungan lebih dari 20 juta Myanmar Kyats (MMK) di dua wilayah yang terkena dampak awal pekan ini dan membuat sumbangan banjir bagi wilayah lain hingga USD 170.000. Ooredoo Group telah berjanji untuk menambahkan USD 200.000 sebagai bentuk kontribusi upaya rekonstruksi setelah air banjir surut.

Ketika air banjir surut, tambahan sumbangan USD 370.000 akan mendukung pembersihan dan upaya pembangunan kembali. Kontribusi ini akan diberikan kepada pemerintah daerah dan diarahkan untuk upaya rekonstruksi di wilayah-wilayah yang terkena dampak. Kebutuhan spesifik per wilayah harus dinilai dengan satuan tugas khusus Ooredoo dan pemerintah setempat.

Ooredoo aktif mendukung GSMA’s Humanitarian Connectivity Charter, yang diluncurkan pada GSMA Mobile World Congress awal tahun ini, yang menunjukkan komitmen industri mobile untuk mendukung pelanggan dan responden pertama sebelum dan selama keadaan darurat kemanusiaan. Awal tahun ini, Ooredoo bersatu untuk memberikan dukungan kepada orang-orang di Nepal setelah gempa bumi besar yang menghancurkan negara itu dan selama krisis air di Maladewa baik berupa bantuan kemanusiaan maupun  solusi konektivitas jaringan komunikasi.

 

Tentang Indosat

Indosat adalah operator penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan telepon selular, telepon tetap, komunikasi data dan internet (MIDI). Di kuartal pertama tahun 2015, perusahaan memiliki  66,5 juta pelanggan selular melalui berbagai merek antara lain, IM3, Mentari dan Matrix. Indosat mengoperasikan layanan sambungan langsung internasional (SLI) melalui kode akses 001, 008 dan Flatcall 01016. Perusahaan juga menawarkan layanan solusi korporat yang didukung oleh jaringan telekomunikasi terintegrasi di seluruh Indonesia serta jasa layanan satelit melalui satelit PALAPA-C2 dan PALAPA-D Indosat adalah anak perusahaan dari Grup Ooredoo (sebelumnya lebih dikenal dengan Qtel Group). Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT).

 

 

Tentang Ooredoo

Ooredoo, adalah perusahaan telekomunikasi internasional terkemuka yang menyediakan layanan selular, telekomunikasi tetap, internet broadband dan layanan bagi korporat, sesuai kebutuhan pelanggan dan bisnis, beroperasi di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara. Sebagai perusahaan yang fokus bagi komunitas, Ooredoo, memiliki visi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan yakin bahwa layanannya akan dapat menstimulasi pertumbuhan bagi pelanggannya untuk mencapai kemampuan terbaiknya melalui penyediaan layanan komunikasi yang bermanfaat. Ooredoo telah hadir di Qatar, Kuwait, Oman, Algeria, Tunisia, Iraq, Palestina, Maldives, Myanmar dan Indonesia. Perusahaan meraih penghargaan The World Communication Awards 2013 untuk kategori Best Mobile Operator of the Year.

Perusahaan melaporkan pendapatan usaha sebesar US$ 9,1 milyar di tahun 2014 dan memiliki lebih dari 114 juta pelanggan global per 30 Juni 2015. Saham Ooredoo telah tercatat di Bursa Qatar dan Bursa Sekuritas Abu Dhabi.

www.ooredoo.com

Twitter: @Ooredoo

Facebook: facebook.com/ooredoogroup

LinkedIn: http://www.linkedin.com/company/ooredoo