Published On: Fri, Jun 17th, 2016

Oracle Dan Snapchat Mengukur Efek Iklan Snap Terhadap Penjualan Di Toko-Toko

 

snapchatJakarta, 16 Juni 2016– Oracle dan Snapchat hari ini mengumumkan kerjasama untuk mengukur dampak iklan digital di dunia nyata. Dengan melakukan kerjasama ini, Oracle Data Cloud dan Snapchat mengukur peningkatan penjualan di toko secara bertahap yang merupakan hasil dari kampanye pemasaran yang dilakukan di Snapchat. Dengan menganalisa pengaruh dari kampanye penjualan in-store, Oracle Data Cloud akan membantu pengiklan Consumer Packaged Goods (CPG) mengukur dan meningkatkan langkah pemasaran yang sedang mereka lakukan di Snapchat.

Oracle Data Cloud juga merilis penelitian baru yang menganalisa peningkatan penjualan in-store dari 12 kampanye CPG yang sedang berjalan di Snapchat untuk produk kosmetik terkemuka, personal care, produk kebersihan, makanan kemasan, dan merek minuman. Sejumlah temuan antara lain:

  • 92 persen dari kampanye iklan Snapchat mampu menggenjot penjualan in-store.
  • Dampak positif kampanye iklan Snapchat melampaui batas normal Oracle Data Cloud pada semua metrik kunci dengan pendorong utamanya yaitu peningkatan penjualan.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan salah satu platform yang berkembang paling cepat dalam sejarah untuk membantu pengiklan Snapchat memahami dan meningkatkan efektivitas kampanye mereka,” kata Eric Roza, Senior Vice President dari Oracle Data Cloud. “Dengan menggabungkan data penjualan secara offline dan analisa canggih, kami dapat membantu pengiklan Snapchat memaksimalkan laba atas investasi dan mendorong keuntungan yang lebih tinggi.”

“Kami mendengarkan masukan dari para pengiklan secara serius dan memberikan semua data yang mereka butuhkan,” ujar Clement Xue, Global Head of Revenue Operations di Snapchat. “Penelitian ini menunjukkan bahwa Snapchat lebih efektif dalam mendorong penjualan bagi pengiklan, dan kami senang bisa menawarkan solusi pengukuran ini.”

Oracle Data Cloud adalah solusi data-as-a-service terbesar secara global, dengan akses ke dalam data transaksi konsumen yang bernilai lebih dari USD 3 triliun, 2 miliar profil konsumen global, dan lebih dari 1500 data mitra usaha. Oracle Data Cloud mengintegrasikan data tersebut dengan lebih dari 200 perusahaan media besar, termasuk publisher exchange, jaringan periklanan, DSP, DMP, dan agency trading desk.