Published On: Tue, Sep 27th, 2016

Oracle Umumkan Platform Cloud Terbaik untuk Percepat Perpindahan IT Perusahaan Menuju Cloud

cloudOracle OpenWorld, San Francisco, AS – 27 September 2016- Oracle mengumumkan serangkaian inovasi Oracle Cloud Platform yang didesain untuk membantu perusahaan dalam menjalankan aplikasi paling penting di Cloud. Di jantung Platform-as-a-Service (PaaS) Oracle terdapat Database-as-a-Service yang baru dari Oracle dengan diluncurkannya Oracle Database 12c Release 2. Database yang baru dari Oracle ini tersedia di Cloud lebih dulu, menyediakan akses untuk berbagai bisnis ke teknologi database tercepat, paling berskala, dan paling terpercaya di dunia dengan biaya yang paling efektif dan di lingkungan Cloud paling fleksibel.

 

Selama hampir 40 tahun, lebih dari 300,000 pelanggan menggunakankan teknologi database Oracle untuk menjalankan aplikasi database. Kini, Oracle membawa kecepatan, skala, dan reliabilitas itu ke Cloud dengan penawaran DBaaS yang baru. Oracle Database 12c Release 2 sangat kompatibel untuk beban kerja database yang pemula hingga yang terbesar, dan memungkinkan bisnis untuk memanfaatkan kemampuan on-premise dalam menjalankan pengembangan database, aplikasi kecil hingga menengah, dan juga aplikasi perusahaan di Cloud.

 

Oracle juga mengumumkan penambahan baru di Oracle Cloud Platform, termasuk alat-alat komprehensif untuk semua model pengembangan aplikasi. Ini termasuk migrasi yang disederhanakan dan perluasan beban kerja perusahaan di Cloud, alat untuk Cloud dan pengembangan berkode rendah. Penambahan PaaS yang diumumkan termasuk juga 19 layanan Cloud baru, antara lain: Container Cloud Service, Oracle Identity Cloud Service, Oracle Internet of Things Cloud Service, Big Data Cloud Service, dan Oracle Analytics Cloud Services.

 

Pengumuman ini bertepatan dengan momentum saat banyak perusahaan ingin memanfaatkan Cloud yang hemat dan sederhana, tapi belum juga pindah. Kekhawatiran akan keamanan, skala dan kerumitan, jalur migrasi yang tidak pasti, alat yang berfragmen, dan pengalaman pengguna yang tidak konsisten, telah membuat banyak bisnis enggan menerima tawaran Cloud dengan kemampuan on-premise yang dibutuhkan IT perusahaan. Dengan penambahan baru ini, Oracle memberikan kemampuan menyeluruh yang dibutuhkan perusahaan untuk memanfaatkan Cloud sepenuhnya.

“Oracle Cloud Platform memungkinkan pengembang, IT, dan pimpinan lini bisnis agar bisa dengan mudah memanfaatkan Cloud untuk beban kerja apa pun,” kata Thomas Kurian, President Oracle Product Development. “Oracle Cloud Platform menawarkan solusi terintegrasi di IaaS, PaaS, dan SaaS, karena itulah yang diminta pelanggan perusahaan. Oracle menjadikannya lebih mudah untuk menjalankan Platform-as-a-Service standar di cloud publik dengan kinerja yang tinggi.”

 

Database-as-a-Service Generasi Berikutnya

Peluncuran database nomor satu di dunia dari Oracle, Oracle Database 12c Release 2, muncul pertama di Cloud, menandakan era baru kebesaran dan inovasi untuk perusahaan. Dibangun di atas arsitektur multi-tenant yang unik dan teknologi in-memory, database Oracle ini membantu perusahaan dalam menghadapi data yang sangat besar di masa depan, dengan beban kerja analitik yang lebih cepat dan dukungan yang tidak tertandingi untuk database berukuran hingga ratusan terabite.

 

Oracle Database juga membantu meningkatkan produktivitas untuk DevOps, selagi menjaga keamanan dengan memungkinkan setup dan pembongkaran database baru yang cepat. Selain itu, database ini menyediakan konfigurasi canggih untuk menggabungkan kinerja engineered systems dari Oracle Exadata dengan teknologi database pluggable Oracle yang unik. Standar kinerja generasi berikutnya ini tersedia sebagai solusi awal untuk database berukuran kecil hingga sedang, development dan testing, dengan biaya mulai dari 175 dolar AS per bulan dengan Oracle Exadata Express Cloud Service.

 

Untuk perusahaan dengan database nomor satu di dunia, Oracle mengumumkan serangkaian layanan PaaS baru yang memudahkan pengembangan, pengaturan, dan hubungan ke cloud.

Pendekatan Baru untuk Pengembang Aplikasi Cloud

Dengan Oracle PaaS, para pengembang punya lebih banyak pilihan untuk mengembangkan di on-premise ataupun di Cloud, dengan menggunakan berbagai bahasa dan layanan. Application Container Cloud kini memasukan dukungan untuk PHP, bersama dengan Node.js dan Java. Aplikasi dari berbagai layanan PaaS bisa diciptakan, diskala, dan diatur sebagai unit tunggal dengan Oracle Cloud Stack Manager yang baru. Selain itu, perusahaan bisa memigrasikan aplikasi Java EE ke Cloud secara otomatis, dengan menggunakan Oracle AppToCloud, selagi menambah kemampuan seperti active standby dan meningkatkan ukuran klaster saat aplikasi tersebut dipindahkan ke Cloud. Siapa pun bisa menulis aplikasi lengkap dari browser tanpa kemampuan coding, menggunakan platform pengembangan berkode Oracle Application Builder Cloud Servicelow untuk memperluas kayanan dengan Oracle Software-as-a-Service API atau layanan terkostumisasi dari katalog REST API.

 

Oracle Developer Cloud Service juga memudahkan kolaborasi antar pengembang dengan mengintegrasikannya ke alat kolaborasi terkenal, seperti Slack, Hipchat, Hashicorp’s Packer, dan Terraform, serta memasukan fitur manajemen lincah untuk mengatur sprint, task, dan backlogs. Oracle Mobile Cloud Service kini menyediakan wawasan dan interaksi multi-channels dan mikro lokasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Layanan ini juga menyediakan pengalaman Chatbots yang intelijen dan kontekstual di berbagai saluran messaging, seperti Facebook Messenger, Slack, Kik, dan lainnya.

Keamanan Cloud yang Proaktif dengan Identitas dan Analitik

Oracle Identity Cloud Service adalah platform keamanan dan identitas Cloud baru yang dengan cepat berintegrasi dengan aplikasi Cloud, menggunakan open standards dan memungkinkan identitas pengguna untuk diatur di penerapan Cloud dan on-premise.

 

Keamanan ditingkatkan dengan Oracle Security Monitoring dan Analytics Cloud Service di Oracle Management Cloud baru yang menggunakan pembelajaran mesin untuk membantu mengidentifikasi ancaman dan memberikan peringatan dini. Oracle Management Cloud adalah alat terintegrasi pertama untuk mengatur siklus aplikasi perusahaan. Teknologi ini menggunakan pembelajaran mesin untuk memonitor dan menganalisa data operasional yang menyeluruh di lingkungan heterogen, mendeteksi anomali, dan membantu memastikan kinerja serta compliance.

 

Menyederhanakan Aplikasi dan Integrasi Data di Cloud dan On-Premise

Para pengembang bisa menggunakan Oracle API Platform Cloud Service untuk menciptakan, mengamankan, dan mengatur APIs mereka tanpa kode dan grafik analitik yang dibangun sebelumnya, sementara mampu menjalankan API gateway di dalam Oracle Cloud, on-premise, atau di cloud pihak ketiga. Orkestrasi tanpa kode untuk Cloud untuk integrasi on-premise kini juga tersedia dengan Oracle Integration Cloud Service yang termasuk lebih dari 50 adapter pre-built untuk aplkasi, antara lain Ariba, Concur, LinkedIn, Salesforce, Slack, Twilio, Twitter, dan lainnya.

 

Data Integration Cloud Service dari Oracle menawarkan replikasi dan penarikan streaming, mentransformasi dan memberikan kemampuan untuk beragam penggunaan, termasuk migrasi data dan untuk mendukung beban kerja gudang data yang memindahkan data di PaaS, termasuk Oracle DBaaS, Oracle Big Data Cloud Service, dan bahkan selain Oracle DBaaS. Oracle Data Integration Cloud memasukkan lingkungan desain yang menyatu untuk mengembangkan transformasi MapReduce, mentransformasi data terstruktur dan mengembangkan transformasi berbasis Hive, semua dari satu penggunaan. Oracle memberikan layanan nomor satu untuk kemampuan mereplikasi data yang hampir real-time atau dalam pengelompokan dari on-premise ke cloud, atau dari cloud satu ke cloud lainnya.

 

Menggunakan Oracle Internet of Things Cloud Service, pelanggan bisa menerapkan aplikasi IoT yang out-of-the-box seperti Asset Monitoring, Production Monitoring, Fleet Monitoring, atau Connecter Worker. Layanan IoT Cloud memberikan konektivitas yang disederhanakan melalui virtualisasi perangkat, analitik streaming dan prediktif. Ini menggabungkan in-motion data yang dikumpulkan dari perangkat, data kontekstual yang ada di aplikasi ERP dan CRM serta integrasi pre-existing dengan aplikasi bisnis seperti Oracle Cloud Service, Oracle E-Business Suite, Oracle JD Edwards, dan PeopleSoft dari Oracle.

 

Big Data dan Analitik Tersedia di Cloud

Oracle Big Data Cloud Services menambahkan banyak layanan dan kemampuan baru, termasuk dukungan untuk Apache Hadoop, Apache Spark, Apache Kafaka, dan teknologi NoSQL. Oracle Big Data Cloud Service Compute Edition adalah layanan yang teratur dan elastis, menyeediakan platform untuk manajemen dan analitik big data. Oracle Event Hub Cloud Service adalah layanan teratur dan elastis yang mendukung pemuatan, pemrosesan, dan analisa data streaming dan pengembangan serta penerapan aplikasi streaming. Oracle DataFlow ML Cloud Service mendukung perpindahan dan transformasi data batch dan streaming, dengan rekomendasi pembelajaran mesin untuk pemetaan, profil, dan memperkaya big data. Oracle NoSQL Database Cloud Service memberikan kinerja tinggi yang terprediksi untuk aplikasi NoSQL paling rumit. Akhirnya, Oracle Big Data SQL Cloud Service menawarkan kebutuhan SQL cepat di semua big data yang disimpan di Hadoop, berbagai database NoSQL, dan Oracle Database.

 

Oracle Analytics Cloud memungkinkan perusahaan memberdayakan siapa pun untuk mengajukan pertanyaan apa pun tentang data apa pun menggunakan perangkat apa pun, di Cloud, on-premise, atau keduanya. Ini termasuk Oracle Essbase Cloud Service, solusi Cloud baru yang memungkinkan perusahaan mentransformasi proses berdasarkan spreadsheet menjadi model kolaboratif yang ramping dalam hitungan menit saja. Selain visualisasi yang kaya dan kemampuan penemuan yang self-service, Oracle Data Visualization Cloud Service kini mengintepretasikan data untuk menciptakan wawasan cerdas secara otomatis, dan menjadikan bisnis lebih produktif. Itu termasuk konektor data yang cerdas ke lebih dari 40 sumber, persiapan data self-service, dan aplikasi analitik untuk penjualan, pemasaran, SDM, dan keuangan.