Published On: Thu, Jun 4th, 2015

Pemenang Atma Jaya Innovation Award 2015

Share This
Tags

pemenang atma jaya innovation award 2015Jakarta, 1 Juni 2015 – “Air galon di mana-mana. Sampah gelas plastik berserakan di lingkungan kampus. Hal ini dikarenakan, setiap hari lingkungan Unika Atma Jaya mengkonsumsi air mineral kemasan galon, botol, dan gelas plastik. Sehingga, semakin menyumbang sampah plastik yang menjadi penyebab kerusakan lingkungan nomor satu di dunia. Maka, kami mengusulkan ide untuk mengelola air minum dengan sistem reverse osmosis. Jadi, siapapun bisa mengkonsumsi air bersih dan sehat langsung dari keran air,” jelas Linda Wijayanti, pengajar dari Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Unika Atma Jaya, dalam presentasi babak final (27/5) menjelaskan ide inovatif yang dirancangnya bersama rekan satu Fakultas, M.M. Wahyuni Inderawati.

Ide kreatif yang diusung oleh Linda dan Wahyuni ini meraih juara pertama dalam Atma Jaya Innovation Award 2015 kategori ide inovatif. Sementara juara kedua menawarkan ide tentang sistem permintaan layanan perbaikan peralatan kelas secara online dengan aplikasi CRM (Customer Relationship Management). “Seperti dalam kegiatan perkuliahan, peralatan penunjang mengalami error, contohnya sound system, maka dosen tidak perlu bingung mencari petugas, cukup dengan menekan tombol yang terdapat dalam aplikasi yang sudah diinstal ke komputer kelas, maka petugas akan segera datang,” jelas Vincensius Ferer Guntur, staff kependidikan dari UPT Pusat Komputer Unika Atma Jaya.

Selain kategori ide inovatif, dalam ajang  Atma Jaya Innovation Award ini juga dilombakan kategori praktik inovatif, yaitu kegiatan atau sistem yang sudah diterapkan dan terbukti keunggulannya di suatu unit dalam lingkungan Atma Jaya,  memiliki kemungkinan besar bisa direplikasi di tempat lain. Pemenangnya ada dua, juara pertama tentang sistem monitoring program strategis Unika Atma Jaya berbasis teknologi informasi sehingga pimpinan universitas bisa memantau status pencapaian kegiatan program strategis tersebut secara realtime. Sementara, juara kedua tentang penerapan aplikasi pembuatan transkip nilai sementara lulusan S1 Prodi Teknik Industri sehingga bisa mempercepat pembuatan transkip nilai, mempermudah pengecekan nilai bagi fakultas, dan membantu mahasiswa menghitung IPK.

Atma Jaya Innovation Award 2015 adalah ajang bagi segenap warga Atma Jaya untuk merangsang dan menjaring praktik-praktik dan ide-ide inovatif, kreatif dan konstruktif yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan proses kerja dan lingkungan Atma Jaya. Award ini pertama kali dikompetisikan pada 2015 dalam rangka Lustrum XI Atma Jaya. Kompetisi yang mendapat sponsor dari PT Astra Internasional Tbk ini memberikan hadiah berupa uang tunai 50 juta rupiah.

Ronald Sukwadi, Ph.D. – Koordinator Atma Jaya Innovation Award menyatakan “Kompetisi ini berhasil menjaring sebanyak 41 proposal yang berisi berbagai bentuk inovasi dan praktik maupun gagasan inovatif dari komunitas internal Atma Jaya. Kemudian disaring menjadi 12 finalis, dan terakhir dipilih dua jawara dari masing-masing kategori. Semua proposal ini, akan kami rekomendasikan kepada pimpinan Unika Atma Jaya untuk diimplementasikan. Proposal yang terpilih adalah ide dan praktik yang feasible untuk diterapkan dan tentu saja bisa disesuaikan dengan bujet yang ada.”

Sementara ketika menyerahkan hadiah kepada para pemenang (1/6), Prof. Dr. Ir. M.M. Lanny W. Pandjaitan, M.T.Rektor Unika Atma Jaya menegaskan, “Para pimpinan Unika Atma Jaya mendukung penuh setiap ide dan praktik inovatif ini untuk diaplikasikan ke lingkungan kampus, karena akan membantu banyak pihak dalam perkembangannya ke depan, seperti pengadaan air minum yang bisa dikonsumsi langsung dari air keran. Hal ini tentu sangat membantu bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan hariannya mendapatkan air minum yang bersih dan sehat.”

Akhirnya, Atma Jaya mengajak segenap warga untuk semakin bersyukur, berbagi, dan berkontribusi bagi bangsa dengan ikut mendukung penerapan ide dan praktek inovatif bagi perkembangan Unika Atma Jaya ke depan. Hal ini selaras dengan tema Lustrum XI “Bertumbuh Bersama Bangsa”. “Saya bangga karena banyak warga Unika Atma Jaya yang mampu membuktikan kemampuannya untuk berpikir kreatif dan menyumbangkannya bagi Universitas. Hal ini menunjukkan kepedulian warga Atma Jaya untuk semakin maju dan bertumbuh bersama,” ungkap Steve Ginting, Ketua Lustrum XI Atma Jaya.

 

-o0o-

 

Tentang Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Unika Atma Jaya yang berdiri tanggal 1 Juni 1960 merupakan buah gagasan yang dibahas pada rapat para Uskup se-Jawa pada Juni 1952. Dalam pertemuan itu diutarakan kemungkinan pembentukan suatu perguruan tinggi Katolik di Indonesia. Di Jakarta gagasan itu terwujud sejak didirikannya Yayasan Atma Jaya oleh sekelompok cendekiawan muda Katolik pada tanggal 1 Juni 1960. Yayasan inilah yang kemudian mendirikan sebuah perguruan tinggi Katolik dengan nama Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Mereka antara lain: Ir. J.P. Cho, Ir. Lo Siang Hien-Ginting, Drs. Goei Tjong Tik, I.J. Kasimo, J.B. Legiman, S.H., Drs. F.X. Seda, Pang Lay Kim, Tan Bian Seng, Anton M. Moeliono, St. Munadjat Danusaputro, J.E. Tan, Ben Mang-Reng Say. Pada tahun-tahun awal, Unika Atma Jaya dibantu oleh para suster Ursulin, dengan menyediakan ruang kuliah di kompleks persekolahan Ursulin, di Jalan Lapangan Banteng Utara dan kompleks Santa Theresia, Menteng. Sejak tahun 1967, Atma Jaya berangsur-angsur menempati kampus di Jalan Sudirman yang terkenal dengan nama kampus Semanggi. Selanjutnya menempati kampus Pluit, di Jakarta Utara untuk Fakultas Kedokteran (FK), Rumah Sakit Atma Jaya (RSA), dan Rumah Duka Atma Jaya.

Atma Jaya berarti Rohlah yang jaya. Roh yang jaya memberi semangat untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan. Keunggulan akademis dan lulusan professional adalah orientasi utama.

Kini, Unika Atma Jaya telah memiliki delapan fakultas dengan delapan belas program studi untuk program sarjana (S1) dan Program Pasca Sarjana dengan tujuh program magister: Magister Manajemen (MM) dan Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris (LTBI) pada tahun 1992, Magister Profesi Psikologi pada 2005, Magister Bioteknologi pada 2011, Magister Sains Psikologi,  Magister Ilmu Hukum pada 2012 dan Magister Teknik Mesin pada 2013 serta satu program doktor Linguistik Terapan Bahasa Inggris (LTBI) pada tahun 2002. Untuk program sarjana (S1): Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) berdiri pada tahun 1960, Fakultas Pendidikan dan Budaya (FPB) dan Fakultas Teknik (FT) tahun 1961, Fakultas Hukum (FH) tahun 1965, Fakultas Kedokteran (FK) tahun 1967, Fakultas Psikologi (FP) tahun 1992 dan Program Magister Profesi Psikologi tahun 2005, serta Fakultas Teknobiologi (FTb) tahun 2002. Seluruh aktivitas dilakukan di tiga pusat kegiatan:

  • Kampus Semanggi sebagai Center for Nation Development (3,6 hektar)

Mengembangkan beragam kajian yang sangat relevan dengan sinergi Bisnis-Pemerintah-Masyarakat

  • Kampus Pluit sebagai Center for Health Development (4,2 hektar)

Menyelenggarakan pendidikan  Kedokteran yang unggul, berkualitas, dan bereputasi internasional melalui metode experiental learning hospital bersama Rumah Sakit Atma Jaya 

  • Kampus BSD sebagai Center for Human Development di BSD (20 hektar)

Berfokus pada pengembangan dan pembentukan karakter mahasiswa sebagai penerus bangsa

Atma Jaya tumbuh dengan mendasarkan pada nilai-nilai:

  • Kristiani (Christianity)

Iman Katolik sebagai landasan seluruh proses.

  • Unggul (Excellence)

Motivasi untuk senantiasa menjadi lembaga unggulan dan terdepan pada bidang ilmiah, yang memberikan akses pada semua orang untuk mengabdi pada kepentingan publik.

  • Profesional (Professional)

Sebuah praktik atau pendekatan untuk pelaksanaan tugas dengan mempromosikan prinsip tata kelola yang baik untuk memastikan kualitas.

  • Peduli (Care)

Kepedulian terhadap martabat manusia dan kesejahteraan sosial adalah orientasi dasar menuju terwujudnya nilai-nilai Kristiani yang disertai dengan kompetensi profesional unggul.

Berbagai penghargaan diraih oleh Unika Atma Jaya. Tahun 2010,  menjadi salah satu dari Indonesian best 50 promising universities dengan prestasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang diakui secara nasional maupun internasional. Juara Umum PTS Bersih Narkoba 2014, predikat dari BNN dan Kemenpora. PTS Unggulan 2012 dan 2013 bidang Penjaminan Mutu, Budaya Akademik, Pembinaan Dosen Tetap, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, serta Pembinaan Mahasiswa.