Published On: Thu, May 19th, 2016

Penuhi Kebutuhan Keamanan Enterprise di Dunia yang Berorientasi pada Aplikasi

F5_Networks_logo

Jakarta, 19 Mei 2016 – Hari ini F5 Networks (NASDAQ: FFIV) mengumumkan berbagai peningkatan kemampuan terbaru pada solusi keamanannya, melalui perilisan software BIG-IP versi 12.1 di acara ASEAN Anticipate 2016 yang diselenggarakan oleh F5 di Singapura. Pembaruan ini menawarkan fitur-fitur terbaik dikelasnya yang memungkinkan para pelanggan di wilayah Asia Pasifik untuk mampu memastikan keamanan aplikasi, mengatasi tantangan dalam melindungi aplikasi yang krusial, dan memperkuat pertahanan sistem terhadap fraud secara lebih efektif di arsitektur on-premise, cloud, maupun hybrid.

 

Software baru ini menawarkan sistem keamanan berdasarkan kebijakan yang tangguh, seiring dengan perkembangan yang membuat aplikasi serta akses menuju aplikasi menjadi parameter keamanan baru

Semakin banyak tersedianya aplikasi yang dapat diakses melalui internet, telah merangsang perkembangan kecanggihan serangan siber dan timbulnya berbagai ancaman yang menargetkan layanan web yang krusial bagi bisnis. Berbagai peningkatan yang diumumkan hari ini adalah:

 

  • Perilisan versi terbaru dari Software BIG-IP, versi 12.1. Versi terbaru ini menawarkan application service terkemuka di industri yang memiliki kebijakan keamanan lebih canggih untuk ekosistem on-premise maupun hybrid cloud.
  • Peningkatan kemampuan BIG-IP Application Security Manager (ASM), yang merupakan solusi terbaik di industri dalam hal web application defense, dengan menyediakan metode baru serta unik yang dapat diubah suai untuk untuk mendeteksi bot dan sekaligus menghasilkan analisis yang lebih mendetail. Selain itu, solusi ASM kini mampu melakukan pelacakan ID secara lebih ekstensif dan dapat memberikan visibilitas ke dalam aplikasi dan lokasinya.

 

  • Akselerasi kemampuan dalam hal membuat daftar hitam IP yang malicious dan mengancam layer 7 di dalam hardware, serta menyediakan laporan yang mendetail hingga daftar hitam telah berhasil diperbarui dengan BIG-IP ASM.
  • Visibilitas ke dalam koneksi HTML 5 WebSocket untuk kebijakan perlindungan yang lebih menyeluruh. WebSocket sejatinya merepresentasikan sebuah standar komunikasi dua arah secara real-time antara server dan client. Sayangnya, hal ini justru menimbulkan kekhawatiran dan ancaman keamanan. Pembaruan dalam BIG-IP ASM mengatasi kekhawatiran ini, dan memungkinkan pelanggan untuk fokus pada penerapan aplikasi.
  • Peningkatan kemampuan dalam hal mitigasi serangan L3 – L7 yang merebak di ranah ISP secara otomatis, menghentikan penggunaan aplikasi yang berlebihan di port yang acak, dan mengontrol SSH channel user-initiated actions dengan penerapan kebijakan yang lebih sederhana berkat BIG-IP Advanced Firewall Manager(AFM). Terlepas dari ekosistem on-premise maupun software-defined data center (SDDC), BIG-IP AFM mampu memitigasi lebih banyak ancaman dibanding dengan firewall jaringan tradisional. Oleh karena itu peningkatan ini mampu melindungi organisasi dari serangan distributed-denial-of-service (DDoS) paling agresif sekalipun, bahkan sebelum mereka mencapai data center.
  • Perluasan dukungan terhadap ekosistem Azure. Termasuk integrasi kemampuan F5 web application firewall (WAF) di dalam Azure Security Center, guna memastikan keseragaman tingkat layanan baik di cloud maupun di data center.
  • Dengan merilis software BIG-IP versi 12.1, tidak ada vendor Application Delivery Controller (ADC) lainnya yang mampu menyaingi tingkatprogramabilitas yang ditawarkan oleh F5 di seluruh ekosistem infrastruktur tradisional, cloud, dan hybrid.

 

“Saat ini, semakin banyak pengguna yang mengakses informasi dan data-data rahasia milik organisasi melalui aplikasi, baik dari dalam maupun luar jaringan kantor. Ditambah dengan berbagai tantangan lainnya seperti menerapkan kebijakan di seluruh ekosistem pada infrastruktur hybrid, identitas yang semakin terfragmentasi, dan desentralisasi aplikasi, yang membuat risiko keamanan kian berkembang sedemikian besar. Pendekatan keamanan yang berpusat pada perlindungan jaringan dan perangkat yang terkoneksi tidak lagi cukup. Aplikasi dan akses menuju aplikasi tersebut kini telah menjadi perimeter keamanan baru. Kebutuhan untuk melindungi perimeter ini dan kemampuan untuk mendeteksi serta memitigasi serangan telah mengubah lanskap keamanan di masa depan,” ujar Emmanuel Bonnassie, Senior Vice President, Asia Pacific, F5 Networks.

“Organisasi di Asia sudah semakin sadar akan risiko yang ditimbulkan oleh serangan siber canggih. Karena itu mereka semakin berharap pada solusi keamanan untuk mengatasi tantangan ini. Faktanya, pelanggan di wilayah Asia Pasifik mendapatkan serangan yang jumlahnya mencapai lebih dari dua kali lipat, jika dibandingkan dengan jumlah rata-rata serangan yang terjadi pada perusahaan di Amerika Serikat. Karena itulah, pemerintah dan organisasi bisnis harus memiliki teknologi yang mampu mendeteksi dan memitigasi berbagai serangan canggih secara cepat. Kemitraan Fire Eye dengan F5 bertujuan untuk membantu organisasi mengatasi tantangan keamanan yang semakin mengancam ini,” tutup Eric Hoh, President of Asia Pacific Japan at FireEye.

 

Ketersediaan

Software BIG-IP versi 12.1 tersedia di kuartal kedua tahun 2016. Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kantor penjualan F5 terdekat.

Data-data Pendukung