Published On: Sat, Aug 13th, 2016

Perempuan Mendominasi Pencari Properti Online

shutterstock_128709044

shutterstock_128709044

Jakarta, 12 Agustus 2016- Portal properti global Lamudi, baru-baru ini merilis sebuah riset yang menujukkan bahwa teryata kebayakan pencari properti melalui internet didominasi oleh kaum Hawa.

Contohnya seperti di Filipina, berdasarkan hasil survey yang dilakukan Lamudi di sana, menunjukkan 62 persen pencari properti online adalah perempuan. Sementara untuk di Indonesia, menunjukkan 52 pencari properti online merupakan laki-laki dan 48 persennya adalah perempuan. Diperkirakan angka ini akan terus bertumbuh menjadi 50:50 kedepannya.

Peningkatkan pencarian properti yang dilakukan oleh perempuan juga terjadi di Arab Saudi, negara yang dianggap membatasi kebebasan perempuan tersebut menujukkan 44 persen pencari properti adalah perempuan, angka ini lebih baik jika dibandingkan dengan Meksiko (38 persen).

Namun, fakta menarik tersebut ternyata tidak terjadi di Bangladesh, di sana kaum Adam masih mendominasi pencarian properti, berdasarkan data tercatat 80 persen dari lalu lintas online berasal dari laki-laki. Begitu juga di Pakistan dimana sekitar 70 persen dari lalu lintas pencari properti adalah laki-laki dengan rentan usia 25 dan 34.

Tampaknya norma gender dalam satu budaya berlaku untuk hal tertentu dari kehidupan. Mungkinkah di beberapa negara masih beranggapan bahwa membeli rumah adalah satu aktivitas yang hanya dilakukan oleh kaum pria?

Menurt Managing Director Lamudi Indonesia, Mart Polman, pihaknya saat ini sedang mengamati perubahan gender pencari properti di berbagai negara. “Dari 13 negara tempat perusahaan kami beroperasi, beberapa diataranya adalah penganut paham bahwa membeli rumah adalah tugas seorang pria, sehingga dengan adanya platform properti daring maka permasalahan gender akan menjadi hilang,” kata Mart.

Artinya, lambat laun nanti pencarian rumah yang dahulunya dikenal sebagai tugas seorang pria juga akan banyak dilakukan oleh perempuan. Masa depan real estate terbuka untuk perempuan dan portal properti online memfasilitasi perubahan tersebut.