Published On: Tue, Aug 22nd, 2017

Perluas Segmen ROG, ASUS Rambah ke Cosplayer

Share This
Tags

Jakarta (9 Agustus 2017) – Di industri komputer, segmen gaming saat ini sedang melejit sangat pesat, termasuk di Indonesia. Bahkan, informasi terakhir, kompetisi olahraga terbesar se-Asia yakni Asian Games yang tahun 2018 ini akan diselenggarakan di dua kota, yakni Jakarta dan Palembang, akan mempertandingkan pula tiga cabang e-sports. Alias pertandingan yang dimainkan di komputer.

Berkaitan dengan semakin bergairahnya industri gaming di Indonesia, ASUS sebagai produsen utama notebook, termasuk notebook gaming di Indonesia juga tentu tak ketinggalan mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari perangkat pendukung sampai menggarap berbagai komunitas terkait gaming, termasuk cosplay. 

“Hari ini kita resmi menunjuk Franzeska Edelyn sebagai Brand Ambassador tambahan untuk notebook gaming ASUS yakni ROG series,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Profil Edelyn yang multitalenta dan juga sangat dikenal di kalangan cosplayer kami nilai cocok dengan brand ASUS Republic of Gaming di Indonesia,” sebutnya.

 

#WeAreROG

Setelah menunjuk sejumlah perwakilan dari tiap-tiap komunitas, ASUS juga menggelar campaign #WeAreROG. Pada campagin ini, Galip menambahkan, ASUS juga akan lebih banyak berinteraksi dengan komunitas-komunitas terkait e-sports atau gaming. “Di sinilah kami menilai perlunya memiliki Brand Ambassador dari perwakilan tiap-tiap komunitas tersebut,” ucapnya.

Campaign #WeAreROG tersebut akan dilakukan baik secara online ataupun offline di seluruh Indonesia. “Intinya, kita akan lebih banyak berinteraksi dengan komunitas bersama Brand-brand Ambassador kita. Akan ada banyak giveaway yang juga digelar oleh BA kita kedepannya,” tambah Galip.

 

###

 

Tentang ASUS

Di Indonesia, di kuartal empat 2016, IDC melaporkan bahwa di bisnis notebook, ASUS terus tumbuh meski telah menempati posisi pertama sejak akhir 2013, posisinya sangat kuat dengan pangsa pasar sebesar 51,7 persen. Di kuartal tersebut, selisihnya dengan produsen terbesar kedua mencapai sekitar 33 persen. Bahkan jika digabungkan dengan market share milik produsen terbesar ketiga dan keempat, penguasaan pasar ASUS di laptop consumer masih lebih besar.

ASUS mencatat tonggak sejarah baru di tahun ini. Hingga Juni 2017, GfK menyebutkan, pangsa pasar notebook consumer ASUS kembali meningkat hingga mencapai 40 persen. Pangsa pasar ASUS mencapai lebih dari 2 kali lipat dibanding produsen terbesar kedua. ASUS juga meraih TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook di 2017. Di industri smartphone, menurut data GfK, ASUS meraih posisi tiga besar.

ASUS juga merupakan Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari laptop, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. Dimotivasi oleh komitmen pada inovasi, ASUS juga mengembangkan teknologi dari Personal Computing, Mobile Computing dan kini fokus pula pada IoT serta Robotics Computing.

Saat ini ASUS memiliki lebih dari 17.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.500 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. Di tahun 2016 lalu, ASUS juga berhasil mendapatkan revenue sebesar 13.3 milar dolar AS. Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 4.385 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia di tahun 2016, dan telah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014.

ASUS juga terus memimpin pasar dan menjadi brand notebook no.1 di Asia Tenggara. Dari data IDC kuartal keempat 2016, ASUS meraih market share tertinggi untuk Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam dan Filipina) dengan market share sebesar 26,3%.