Published On: Thu, Dec 7th, 2017

Perusahaan Enterprise di Wilayah Asia Pasifik Terapkan Red Hat OpenStack Platform untuk Menyesuaikan Infrastruktur Cloud TI dengan Lebih Cepat

Share This
Tags

Jakarta, INDONESIA — 24 November 2017 – Red Hat, Inc. (NYSE: RHT), penyedia solusi open source terkemuka di dunia, hari ini mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan enterprise di negara-negara Asia Pasifik seperti Australia, Tiongkok, Hong Kong, Korea dan Singapura telah mengadopsi Red Hat OpenStack Platform, sebuah solusi Infrastructure-as-a-Service (IaaS) yang sangat skalabel, sebagai bagian dari inisiatif cloud hybrid terbuka mereka.

Berdasarkan hasil survei OpenStack Foundation User[2], popularitas OpenStack telah meningkat di seluruh belahan dunia. Para responden mengungkapkan peningkatan penerapan OpenStack sebesar 44% dibandingkan tahun lalu, dan 74% dari semua penerapan terjadi di luar Amerika Serikat. Selain itu, para responden survei juga menunjukkan peningkatan adopsi, peningkatan skala dan basis pengguna yang beragam, yang didorong oleh keinginan responden untuk mempercepat inovasi dan menghindari ketergantungan pada vendor.

Red Hat, yang merupakan pemimpin dalam membuat teknologi-teknologi terbuka menjadi lebih aman, lebih terjamin, serta lebih mudah diterapkan untuk penggunaan business-critical, menghadirkan solusi-solusi yang dirancang sebagai landasan bagi penerapan cloud yang modern, fleksibel dan skalabel. Red Hat OpenStack Platform dirancang untuk infrastruktur cloud pribadi maupun publik, yang dikembangkan dengan kekuatan kelas enterprise dari Red Hat Enterprise Linux. Berbasis kode komunitas OpenStack, Red Hat OpenStack Platform merupakan versi OpenStack yang teruji, tersertifikasi dan penuh dukungan yang dirancang guna memberikan kelincahan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan lebih cepat memenuhi permintaan pelanggan tanpa mengurangi ketersediaan, kinerja ataupun keperluan keamanan TI.

Para pelanggan mengandalkan Red Hat OpenStack Platform untuk memperkuat cloud hybrid dan pribadi mereka untuk berbagai penerapan mission-critical. Di wilayah Asia Pasifik, para pelanggan tersebut mencakup perusahaan-perusahaan sebagai berikut:

 

CapitalOnline Data Service Co., Ltd., Tiongkok

CargoSmart Limited, Hong Kong

Cathay Pacific Airways, Hong Kong

Insurance Australia Group, Australia

Lotte Data Communication Company, Korea

MyRepublic, Singapura

STT Connect, Singapura

 

CapitalOnline Data Service Co., Ltd.

CapitalOnline Data Service Co., Ltd., penyedia layanan komputasi cloud internasional yang berkantor pusat di Beijing, ingin mengembangkan cloud pribadi OpenStack untuk meningkatkan ketersediaan, fleksibilitas, dan skalabilitas layanan sekaligus mengontrol biaya penyimpanan. Perusahaan ini memilih Red Hat OpenStack Platform bagi lingkungan cloud-nya karena teknologi ini menghadirkan dependensi-dependensi utama, antara lain kemampuan layanan, driver pihak ketiga, kinerja sistem dan keamanan yang lebih baik, yang dibutuhkan oleh CapitalOnline untuk lingkungan produksinya. Dengan lingkungan cloud baru yang terintegrasi dan lebih ramping, CapitalOnline dapat mengembangkan dan meluncurkan layanan-layanan dengan lebih cepat, baik secara internal maupun bagi para pelanggan. Bersama dengan Red Hat Ceph Storage, sebuah solusi penyimpanan terpadu yang sangat skalabel dan terbuka yang terintegrasi dengan Red Hat OpenStack Platform, serta SDN open source, CapitalOnline menyatakan bahwa perusahaan kini mampu menghemat biaya bagi para pelanggannya sebanyak lebih dari 50% dibandingkan dengan menggunakan software enterprise proprietary.

 

CargoSmart Limited

CargoSmart Limited, yang berkantor pusat di Hong Kong, menyediakan solusi software manajemen pengiriman global yang membantu perusahaan pengapalan dan terminal kargo dalam meningkatkan keandalan pengiriman, mengurangi biaya transportasi dan menyederhanakan operasi. Sehubungan dengan peningkatan permintaan pelanggan akan informasi jaringan transportasi, CargoSmart memprakarsai proyek Network Optimization Engine (NOE), sebuah inisiatif IaaS guna memaksimalkan pendapatan pemesanan dan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi biaya operasi. Untuk mengembangkan lingkungan TI yang stabil dan tangguh guna mendukung proyek NOE, CargoSmart memperluas penerapan Red Hat CloudForms-nya dan mengadopsi Red Hat OpenStack Platform. Penerapan ini memungkinkan CargoSmart untuk mempercepat respons terhadap permintaan pengguna bisnis dan mengelola mesin virtual (virtual machine/VM) mereka, serta memungkinkan perusahan untuk memanfaatkan kemampuan layanan mandiri yang baru. Dengan lingkungan Red Hat yang baru ini, CargoSmart menyatakan bahwa perusahaan kini dapat mengembangkan suatu VM, serta sistem operasi dan aplikasi, hanya dalam waktu 27 menit. CargoSmart juga melaporkan bahwa memperluas dan menyimpan CPU kini hanya membutuhkan waktu 3 menit, dan waktu penyediaan untuk satu VM telah berkurang dari 8 jam menjadi hanya 20 menit.

 

Cathay Pacific Airways

Cathay Pacific Airways merupakan perusahaan penerbangan internasional yang terdaftar dan berbasis di Hong Kong, yang menawarkan layanan penumpang dan kargo terjadwal ke 199 tujuan di 49 negara dan wilayah. Dengan adanya strategi bisnis berbasis digital yang menempatkan pelanggan sebagai pusatnya, Cathay Pacific bermaksud untuk berinovasi dengan suatu solusi cloud komprehensif yang memberikan stabilitas melalui standardisasi, pengelolaan terpusat dan kemampuan penerapan aplikasi, serta mempercepat laju operasi ke pasar yang dapat mendukung keseluruhan strategi bisnis. Cathay Pacific mengembangkan suatu platform cloud hybrid terintegrasi melalui penerapan yang sukses dari beberapa teknologi dan layanan Red Hat, termasuk: Red Hat OpenShift Container Platform; Red Hat JBoss Enterprise Application Platform; Red Hat CloudForms; Red Hat Ansible Tower;  Red Hat Enterprise Linux; Red Hat OpenStack Platform; dan Red Hat Satellite. Cathay menerapkan Red Hat OpenShift Container Platform pada Red Hat OpenStack untuk melakukan penyesuaian lapisan infrastrukturnya secara otomatis guna mendukung skalabilitas yang lebih besar dan mengotomatisasi penerapan aplikasi mereka.

 

Lotte Data Communication Company

Lotte Data Communication Company (LDCC), anak perusahaan Lotte Group dan perusahaan penyedia layanan TI yang berkantor pusat di Seoul, ingin mempersiapkan masa depan dengan membangun sebuah platform cloud untuk mengembangkan bisnisnya, mengintegrasikan sumber daya TI dan meningkatkan efisiensi. Dengan mengadopsi Red Hat OpenStack Platform yang terintegrasi dengan Red Hat Ceph Storage, LDCC mengembangkan lingkungan-lingkungan komputasi cloud pribadi dan publik yang diperkirakan akan membantu mengurangi total biaya kepemilikan selama lima tahun, sekaligus meningkatkan ketangkasan dan keandalan. Lingkungan OpenStack yang baru ini juga memungkinkan perusahaan untuk merambah ke area bisnis baru sebagai penyedia layanan cloud eksternal. Penambahan layanan-layanan ini membantu LDCC dalam memperluas jangkauan penawaran komersialnya dan memperkuat kemampuan meraih pasar dibandingkan perusahaan-perusahaan global lainnya.

 

MyRepublic Group Limited

MyRepublic, penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) yang berkantor pusat di Singapura, telah menerapkan Red Hat OpenStack Platform, Red Hat Ceph Storage dan Red Hat CloudForms guna mengembangkan lingkungan cloud modern sebagai bagian dari inisiatif cloud hybrid terbuka perusahaan. Platform cloud yang skalabel tersebut menggantikan infrastruktur TI lama yang terfragmentasi dan memberikan MyRepublic ketersediaan yang lebih baik, ketangkasan yang lebih besar dan penghematan biaya hardware yang signifikan. Infrastruktur baru ini memungkinkan MyRepublic untuk meningkatkan kapasitas dan menambahkan sumber daya guna menangani lonjakan permintaan, yang pada akhirnya menghasilkan ketersediaan sistem yang lebih baik dan latensi yang lebih rendah. Yang lebih penting lagi, infrastruktur MyRepublic kini lebih andal, sehingga mengurangi downtime, yang merupakan manfaat tambahan bagi pelanggan.

 

STT Connect

STT Connect, bagian dari ST Telemedia, didirikan untuk menyediakan platform cloud pribadi bagi perusahaan enterprise dan pemerintah, termasuk layanan komputasi, penyimpanan, jaringan dan profesional berkinerja tinggi. STT Connect memilih solusi-solusi dari Red Hat, termasuk Red Hat OpenStack Platform, Red Hat Ceph Storage dan Red Hat Ansible Tower, yang telah membantu memungkinkan perusahaan untuk menarik para pelanggan baru, mengurangi biaya operasi dan mempercepat waktu pemasaran. Dengan beralih ke teknologi Red Hat, STT Connect menyatakan bahwa mereka telah mengalami penurunan total biaya kepemilikan (total cost of ownership/TCO) sebesar 15% dan telah mencapai pengurangan footprint pusat data sebesar 50%. Perusahaan juga telah menikmati kinerja yang lebih baik dan mencapai tingkat over-provisioning yang lebih tinggi, sehingga dapat membantu memaksimalkan investasinya. STT Connect baru-baru ini meraih sertifikasi MTCS SS 584 Level 3.

 

Kutipan Pendukung

Frank Feldmann, Head of APAC Office of Technology, Red Hat

“Seiring perusahaan-perusahaan enterprise di seluruh kawasan Asia Pasifik beralih ke cloud, departemen TI mereka dapat mengerjakan penerapan dan penyesuaian infrastruktur TI secara lebih cepat. Red Hat OpenStack Platform menggabungkan kekuatan Red Hat Enterprise Linux dengan teknologi Red Hat OpenStack yang dirancang untuk menghadirkan landasan yang terukur dan lebih aman guna mengembangkan dan mengelola cloud pribadi atau publik yang terbuka. Dengan memilih solusi berbasis Red Hat OpenStack Platform, perusahaan-perusahaan enterprise bisa meraih manfaat dari laju inovasi open source yang lebih cepat sekaligus mempertahankan platform yang stabil untuk penerapan produksi.”

 

Yoon-soo Kim, Cloud Service Manager, Lotte Data Communication Company

“Kami mengadopsi cloud untuk menstandardisasi dan mengintegrasikan sistem ‘silo’ grup kami guna meningkatkan efisiensi. OpenStack dianggap sebagai standar terdepan di pasar cloud, jadi kami menggunakan platform OpenStack tunggal bagi layanan cloud eksternal kami. Kami yakin OpenStack akan bekerja dengan sangat baik di lingkungan Linux dan kami memilih Red Hat terutama karena keandalannya. Red Hat OpenStack Platform sangat efektif dalam memungkinkan kami untuk terus mengembangkan model-model layanan baru dan kami mampu menyediakan layanan cloud publik setelah mengembangkan lingkungan dengan hanya beberapa kali uji coba.”

 

Eric Wong, General Manager, CargoSmart Limited

“Kami meluncurkan beragam solusi teknologi, dengan dukungan enterprise, yang memungkinkan para pelanggan kami untuk berfokus pada pengembangan solusi mereka sendiri. Teknologi Red Hat dapat diintegrasikan secara fleksibel dengan software open source lainnya dan didukung oleh sejumlah pengembang dan distributor. Dengan solusi Red Hat, kini kami dapat lebih mudah berkembang menjadi perusahaan penyedia layanan dan menghadirkan solusi IaaS dan SaaS bagi para pelanggan kami. Fleksibilitas vendor ini menambah nilai bagi bisnis utama kami dan mendukung pengembangan masa depan kami untuk menjadi vendor software independen.”

 

Zheng Yi, Vice President, CapitalOnline Data Service Co, Ltd

“Ada beberapa alasan pengadopsian cloud pribadi OpenStack. Kami menginginkan lingkungan cloud yang sangat efisien dan fleksibel yang akan membantu kami dalam mengoptimalkan sumber daya hardware infrastruktur dan mengurangi biaya. Kami juga membutuhkan jaringan berbasis software (software-defined networking/SDN) bagi layanan cloud kami. Red Hat dikenal sebagai penyedia solusi open source terkemuka di dunia. Kami memilih untuk bekerja sama dengan Red Hat karena kami yakin mereka dapat memberikan kami dukungan teknis yang terbaik bagi kebutuhan perusahaan.”

 

Kerry Peirse, General Manager of IT Infrastructure and Operations, Cathay Pacific Airways

“Cathay Pacific berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional. Sebagai maskapai penerbangan, kami telah menjadi pendukung utama cloud. Dalam perjalanan kami menuju cloud hybrid, kami menginginkan lingkungan yang mencakup solusi-solusi cloud pribadi/publik virtual yang dikombinasikan dengan solusi dan infrastruktur “on premise“. Kami bekerja sama dengan Red Hat agar berhasil menyediakan solusi cloud hybrid yang terintegrasi dengan menggunakan teknologi cloud Red Hat seperti Red Hat OpenShift Container Platform, Red Hat CloudForms dan Red Hat OpenStack Platform. Cloud hybrid terpadu yang baru telah membantu meningkatkan ketangkasan perusahaan kami, serta mengurangi biaya dan footprint infrastruktur, yang meningkatkan perencanaan kapasitas dan standardisasi pengembangan infrastruktur.”

 

Eugene Yeo, Group CIO, MyRepublic Group Limited

“Selama menjalani ekspansi yang sangat cepat, kami merasa bahwa berinovasi dan berkembang melalui infrastruktur yang ada menjadi semakin menantang. Kami memiliki pilihan antara solusi proprietary dan solusi cloud pribadi open source, termasuk vendor-vendor yang menawarkan solusi open source yang dapat disesuaikan. Kami memilih solusi Red Hat OpenStack yang berbasis Red Hat Enterprise Linux dan didukung oleh software manajemen Red Hat CloudForms dan Red Hat Ceph Storage. Kini, kami dapat lebih mudah menyesuaikan dan menambah sumber daya untuk menangani lonjakan permintaan, misalnya saat promosi jangka pendek, di mana jumlah pengguna bisa berkembang dengan cepat.”

 

David Robinson, Chief Technology Officer, STT Connect

“Untuk menghadirkan infrastruktur cloud terbuka kelas enterprise yang fleksibel dan lebih aman dengan SLA yang inovatif, kami memilih untuk bermitra dengan Red Hat guna mencapai tujuan tersebut dengan Red Hat OpenStack Platform, Red Hat Ceph Storage dan Red Hat Ansible Tower. Sebagai Red Hat Certified Cloud and Service Provider, para pelanggan dan mitra kami dapat memiliki kepercayaan yang lebih besar bahwa mereka menjalankan platform yang mengintegrasikan teknologi inovatif ke dalam penawaran layanan yang fleksibel, yang dirancang guna menjadikan cloud lebih dapat diandalkan dan terjangkau.”

***

 

 

 

Tentang Red Hat, Inc.

Red Hat adalah penyedia solusi software open source terkemuka di dunia yang menggunakan pendekatan komunitas untuk menghadirkan teknologi cloud, Linux, middleware, storage dan virtualisasi yang andal dan berkinerja tinggi. Red Hat juga menawarkan layanan dukungan, pelatihan, dan konsultansi yang meraih penghargaan. Sebagai hub penghubung dalam suatu jaringan global yang terdiri dari perusahaan, mitra, dan komunitas open source, Red Hat membantu menciptakan teknologi yang inovatif dan relevan, yang membebaskan sumber daya untuk bertumbuh dan mempersiapkan pelanggan untuk TI masa depan. Pelajari lebih lanjut di http://www.redhat.com.

 

Forward-Looking Statements Red Hat

Certain statements contained in this press release may constitute “forward-looking statements” within the meaning of the Private Securities Litigation Reform Act of 1995. Forward-looking statements provide current expectations of future events based on certain assumptions and include any statement that does not directly relate to any historical or current fact. Actual results may differ materially from those indicated by such forward-looking statements as a result of various important factors, including: risks related to the ability of the Company to compete effectively; the ability to deliver and stimulate demand for new products and technological innovations on a timely basis; delays or reductions in information technology spending; the integration of acquisitions and the ability to market successfully acquired technologies and products; fluctuations in exchange rates; the effects of industry consolidation; uncertainty and adverse results in litigation and related settlements; the inability to adequately protect Company intellectual property and the potential for infringement or breach of license claims of or relating to third party intellectual property; risks related to the security of our offerings and other data security vulnerabilities; changes in and a dependence on key personnel; the ability to meet financial and operational challenges encountered in our international operations; and ineffective management of, and control over, the Company’s growth and international operations, as well as other factors contained in our most recent Quarterly Report on Form 10-Q (copies of which may be accessed through the Securities and Exchange Commission’s website at http://www.sec.gov), including those found therein under the captions “Risk Factors” and “Management’s Discussion and Analysis of Financial Condition and Results of Operations”. In addition to these factors, actual future performance, outcomes, and results may differ materially because of more general factors including (without limitation) general industry and market conditions and growth rates, economic and political conditions, governmental and public policy changes and the impact of natural disasters such as earthquakes and floods. The forward-looking statements included in this press release represent the Company’s views as of the date of this press release and these views could change. However, while the Company may elect to update these forward-looking statements at some point in the future, the Company specifically disclaims any obligation to do so. These forward-looking statements should not be relied upon as representing the Company’s views as of any date subsequent to the date of this press release.

 

###

 

Red Hat, Red Hat Enterprise Linux, the Shadowman logo, Ceph and CloudForms are trademarks or registered trademarks of Red Hat, Inc. or its subsidiaries in the U.S. and other countries. Linux® is the registered trademark of Linus Torvalds in the U.S. and other countries. The OpenStack Word Mark is either a registered trademark/service mark or trademark/service mark of the OpenStack Foundation, in the United States and other countries, and is used with the OpenStack Foundation’s permission. Red Hat is not affiliated with, endorsed or sponsored by the OpenStack Foundation, or the OpenStack community.

[2] https://www.openstack.org/news/view/311/openstack-user-survey-reveals-growing-number-of-deployments-greater-scale-and-global-diversity