Published On: Tue, Oct 25th, 2016

PNS KPU Harus Memiliki Cara Pandang Luas

a49cb72694fbbe36caff1a8529338343Jakarta, 24 Oktober 2016 kpu.go.id- Pegawai Negeri Sipil (PNS) Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) harus mempunyai cara pandang yang luas. Bukan hanya sebagai pekerja, tetapi sebagai aparat yang harus memikirkan tentang negara dari perspektif PNS yang bekerja di KPU, Senin (24/10).

“Bekerja di KPU harus diorientasikan kepada kepentingan negara atau yang lebih luas. Kita harus profesional dalam terhadap pekerjaan kita. profesional disini artinya faham apa pekerjaan kita, kita mampu mengerjakannya dan ketiga mampu mempertanggungjawabkannya,” tegas Ketua KPU RI Juri Ardiantoro.

“Jadi teman-teman harus menguasai seluruh produk hukum yang menyangkut tupoksi (tugas, pokok dan fungsi –red) KPU sebagai penyelenggara pemilu,” sambungnya.

Hal tersebut ditegaskan Juri dihadapan peserta Orientasi Tugas Kepemiluan Calon PNS KPU RI yang digelar di Jakarta, dan berlangsung dari tanggal 24-29 Oktober 2016.

Selain bersikap profesional, ujar Juri, hal lain yang harus dimiliki oleh setiap aparat yang bekerja di KPU adalah integritas.

“jadi dua syarat menjadi penyelenggara pemilu yaitu harus profesional dan menegakkan integritas, dan kita harus komitmen. Karena kita akan bersentuhan dengan pihak-pihak yang memburu kekuasaan,” tandas mantan Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta.

Juri menggambarkan, bekerja di KPU seperti layaknya sebuah rumah yang akan menjadi tempat menghabiskan sebagian dari hidup dan waktu kita.

“Kehidupan teman-teman ini ada di KPU. Nyawanya sebagian ada di KPU. Seluruh aparat KPU dimanapun akan menjadi saudara dan keluarga dan saling membantu,” papar Juri.

 

Peran sekretariat KPU, menurut juri, juga tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan komisioner, baik di level pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Karena komisioner bersifat ad hoc, sedangkan sekretariat permanen.

Ia juga berpandangan, kedepan, KPU akan menjadi lembaga seperti halnya KPU di negara lain yang sangat diperhitungkan dan dihormati.

“Subjektifitas saya KPU akan menjadi lembaga penting dan dianggap penting sekali,” pungkasnya.

Selain Ketua, hadir pula anggota KPU lainnya Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Sigit Pamungkas, dan Arief Budiman, Sekretaris Jenderal KPU RI Arif Rahman Hakim, Kepala dan Wakil Kepala Biro, Inspektur, pejabat dan staf di lingkungan Setjen KPU RI dan 99 CPNS KPU RI baik di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. (ook/dam/red. FOTO: dam/HumasKPU)