Published On: Tue, Aug 23rd, 2016

Presiden Jokowi Tertarik Kembangkan Kawasan Wisata Danau Toba ke Desa Parulohan

Presiden Jokowi meninjau keindahan kawasan wisata Desa Parulohan, di Kab. Humbang Hasundutan, Senin (22/8) siang. (Foto: Kris/BPMI)

Presiden Jokowi meninjau keindahan kawasan wisata Desa Parulohan, di Kab. Humbang Hasundutan, Senin (22/8) siang. (Foto: Kris/BPMI)

Humbang Hasundutan-Sumatera Utara, 22 Agustus 2016- Pada akhir kunjungannya ke Sumatera Utara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana, Senin (22/8) pagi, meninjau lokasi yang akan dijadikan kawasan wisata di Desa Parulohan, Lintongnihuta, Humbang Hasundutan.

Kepada para wartawan, Presiden Jokowi menjelaskan, kunjungannya itu dimaksudkan untuk melihat alternatif-alternatif lokasi yang akan dipakai untuk pengembangan kawasan Danau Toba. “Ini salah satunya alternatif yang kemarin malam kita rapatkan terbatas di Parapat. Nanti setelah sampai di Jakarta akan kita putuskan,” ujarnya.

Presiden menilai, kawasan di Desa Parulohan yang memiliki luasan 400 hektar in juga bisa dikembangkan lebih besar lagi. “Kawasan di sini bisa dipakai untuk taman bunga, tentu saja diberi tambahan yang lain, resort atau hotel untuk meeting, MICE (meetings, incentives, conferencing, and exhibitions) sehingga bisa memberikan dampak ekonomi pada lingkungan,” ujar Presiden.

Apabila nanti telah diputuskan, Presiden Jokowi menegaskan, maka hutan di lokasi tersebut akan diperbaiki lagi. “Yang kita tawarkan adalah pemandangan alam yang kalau melihat kesana danau itu kelihatan sekali. Ada air terjunnya, di bawah itu ada peninggalan situs sejarah Sisingamangaraja. Kalau menurut saya komplit,” ungkap Presiden seraya menegaskan, bahwa sampai saat ini belum diputuskan pemerintah.

Presiden menilai, keindahan alam di kawasan wisata di Desa Parulohan itu sangat menarik. Di bawah terlihat ada air, Danau Toba, di seberang ada air terjun, dan di sebelah kiri  ada warisan situs Sisingamangaraja, serta ada pulau kecil di situ. “Ini nanti yang mengkonsep adalah yang expert-lah,” ujarnya.

Mengenai alternatif lokasi selain di Desa Parulohan, Kabupaten Humbang Hasundutan itu untuk desa wisata, menurut Presiden Jokowi, ada di Simalungun. Namun Presiden menegaskan, sampai saat ini belum diputuskan. Ia mengisyaratkan, bisa saja dua-duanya dikembangkan.

Setelah diputuskan apakah ada target kapan selesainya? “Ini cepat-cepatan. Kita melihat investasinya berapa, perlu anggaran berapa, darimana, mana yang APBN, mana yang investasi, semuanya kan harus dipisah-pisah,” pungkas Presiden Jokowi.

Saat meninjau lokasi tersebut, Presiden Jokowi juga didampingi oleh Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Usai meninjau kawasan tersebut, Presiden dan rombongan langsung menuju Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara dengan menggunakan pesawat CN-295 milik TNI AU menuju Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Dari Bandara Kualanamu, Presiden dan rombongan akan bertolak kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dan diperkirakan akan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (22/8) sore ini. (UN/GUN/DAN/DNS/ES)