Published On: Tue, Aug 22nd, 2017

Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru SGU

Share This
Tags

Jakarta, 19 Agustus 2017 – Program Pengenalan Kehidupan Kampus (PKKMB) seringkali di identifikasikan dengan ajang perpeloncoan dari para senior yang mengandung unsur kekerasan fisik dan/atau psikis sehingga generasi
muda millennials yang baru saja lulus SMA dan perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan selanjutnya
tidak dibekali dengan informasi, kegiatan dan nilai–nilai yang seharusnya akan menjadi pedoman mereka dalam
menjalani masa studi. Untuk itu, perguruan tinggi bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pengenalan
kehidupan kampus bagi mahasiswa baru dengan program yang dapat menanamkan pendidikan karakter kepada
mahasiswa baru sehingga mahasiswa baru diharapkan dapat dipersiapkan dengan karakter–karakter dasar yang
fundamental untuk perjalanan studi mereka di perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan
Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Surat Edaran No. 468/B/SE/2017 tanggal 26 Juli 2017 tentang
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), menyatakan bahwa PKKMB yang merupakan
tanggung jawab pimpinan perguruan tinggi, yang didukung oleh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa
bertujuan untuk memperkenalkan, mempersiapkan, dan mengakselerasi mahasiswa baru dalam proses transisi
menjadi mahasiswa yang sadar akan hak dan kewajibannya. PKKMB memuat antara lain tentang sistem pendidikan
tinggi, kegiatan akademik dan kemahasiswaan serta kebijakan kampus, serta materi bela Negara, radikalisme,
penyalahgunaan narkoba, sehingga dapat mendukung keberhasilan studinya di perguruan tinggi.

Hal ini sejalan dengan program PKKMB yang dilaksanakan di Swiss German University (SGU). Dengan mengangkat
tema “Strong and United”, pelaksanaan program PKKMB di SGU menitikberatkan pada pembentukan karakter dari
para mahasiswa baru agar tidak hanya menjadi individu yang mandiri saja, tetapi juga peduli dan hormat terhadap
sesama. “Sebagai bagian dari generasi global, para mahasiswa baru akan menghadapi berbagai tantangan dan
kesempatan yang dapat membuat mereka berjuang melampaui batas mereka. Para mahasiswa baru akan akan
lebih fokus pada bagaimana caranya bertahan dalam dunia profesional dengan pengetahuan, keterampilan, dan
pengalaman yang mereka miliki masing-masing. Melalui program PKKMB SGU, mahasiswa baru akan menjadi lebih
kuat secara karakter dan semakin bersatu dengan teman mahasiswa lainnya dan mentor-mentor kehidupan,” kata
Rektor SGU, Dr. rer. nat. Filiana Santoso. “Sejak awal berdirinya SGU, filosofi dibalik PKKMB kami adalah untuk
secara bersama membangun karakter yang luhur bagi para mahasiswa baru dengan tata cara yang baik,
professional dan penuh integritas”, tambah Filiana.

Dalam rangkaian program PKKMB SGU, terdapat beberapa materi yang diberikan kepada mahasiswa baru yang
sesuai dengan Panduan Umum PKKMB yang dikeluarkan oleh Kemenristekdikti, antara lain penyuluhan bahaya
narkoba oleh BNN (Badan Narkotika Nasional), seminar Bela Negara, seminar pengembangan karakter, upacara
penaikan bendera dalam rangka perayaan HUT RI ke-72, tim building games untuk mempererat kekompakan dan
persatuan antar mahasiswa, pengenalan akademik dan sistem pendidikan tinggi di Indonesia, pemahaman tentang
kurikulum universitas, dan pemahaman kehidupan berbangsa dan bernegara serta pengenalan nilai budaya, tata
krama, dan etika keilmuan.
Masing-masing perguruan tinggi mengembangkan model pengenalan kampus sesuai dengan interpretasi masingmasing sehingga terjadi penyimpangan seperti aktifitas perpeloncoan oleh senior, kekerasan fisik dan/atau psikis yang tentu saja dapat menimbulkan kecemasan, kekhawatiran, dan ketakutan bagi mahasiswa baru dan orang
tuanya. Untuk itu, Panduan Umum PKKMB dibuat untuk memberikan arahan dan panduan penyelenggaraan
PKKMB yang baik dan benar kepada perguruan tinggi agar bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan PKKMB
dengan memberikan pendampingan dan pembimbingan. “Program PKKMB di setiap kampus sepatutnya
mendapatkan pendampingan dan pembimbingan yang konsisten, serta memiliki landasan yang kuat. Kami
menyelenggarakan PKKMB dengan berlandaskan pada UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi;
Peraturan Menristekdikti nomor 15 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemenristekdikti; dan Peraturan
Menristekdikti nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dengan tujuan agar masa PKKMB
menjadi momen yang tepat untuk menciptakan individu yang berbudi luhur.”
***

Tentang Swiss German University (SGU)
Swiss German University (SGU) merupakan upaya bersama antara Jerman, Swiss, Austria, dan Indonesia yang
didirikan pada tahun 2000 dan berhasil menjadi universitas internasional pertama di Indonesia. Terdapat sebelas
program studi sarjana dan tiga pascasarjana di SGU dimana juga terdapat program gelar ganda internasional
yang menggabungkan teori dan magang bertaraf internasional yang seimbang. Seluruh pengajaran didukung oleh
dosen-dosen berkualitas dari Indonesia dan luar negeri. Seluruh kelas pengajaran di SGU dilakukan 100% dalam
bahasa Inggris. Informasi lebih lanjut SGU dapat diakses di: www.sgu.ac.id