Published On: Sat, Dec 19th, 2015

PT SMART Tbk Lepasliarkan Tyson dan Eka ke Habitatnya,…

 

Tampak dari kiri ke kanan: Pendiri dan pimpinan Orangutan Foundation International (OFI) Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, Direktur Utama PT SMART Tbk. Daud Dharsono dan Sustainability Division Head PT SMART Tbk Dr. Haskarlianus Pasang saat menyaksikan pelepasliaran dua individu orangutan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (19/12)

Tampak dari kiri ke kanan:
Pendiri dan pimpinan Orangutan Foundation International (OFI) Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, Direktur Utama PT SMART Tbk. Daud Dharsono dan Sustainability Division Head PT SMART Tbk Dr. Haskarlianus Pasang saat menyaksikan pelepasliaran dua individu orangutan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (19/12)

Pangkalan Bun, 19 Desember 2015- PT SMART Tbk, anak perusahaan Golden-Agri Resources (GAR), merupakan salah satu pelaku usaha yang saat ini memiliki komitmen pelestarian lingkungan melalui suatu program kemitraan swasta-publik berdurasi tiga tahun.

 

Program konservasi dan perlindungan orangutan oleh Orangutan Foundation International (OFI) yang kedua kalinya ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia untuk melindungi orangutan sebagai salah satu spesies satwa yang terancam punah di Indonesia.

 

Sebagai wujud nyata dukungan perusahaan yang bergerak di sektor agrobisnis ini, sebuah kegiatan pelepasliaran dua individu orangutan di lokasi Daerah Penyangga Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah berlangsung hari ini (19/12). Kegiatan ini disaksikan oleh perwakilan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Taman Nasional Tanjung Puting, Direktur Utama PT SMART Tbk, Daud Dharsono, pendiri dan pimpinan OFI, Prof. Dr. Birute Mary Galdikas. Sehari sebelumnya, manajemen PT SMART Tbk. berkesempatan untuk berkunjung ke Orangutan Care Center dan Quarantinne yang dikelola OFI dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai langkah nyata yang telah dilaksanakan oleh lembaga internasional ini selama ini.

 

Tyson dan Eka

Tyson dan Eka

Dua orangutan yang dilepasliarkan, Tyson dan Eka,  sebelumnya diselamatkan dan mendapat perawatan OFI masing-masing sejak tahun 2004 dan 2005. Kedua orangutan ini berdasarkan penilaian tim ahli OFI yang dipimpin Dr. Galdikas dinyatakan telah siap dilepasliarkan ke habitat asli mereka di hutan Seruyan.

 

Pelepaslliaran orangutan ini merupakan salah satu kegiatan kerjasama OFI dengan SMART yang telah berjalan sejak tahun 2011. PT SMART memiliki kebijakan perusahaan yang kuat dalam hal pelestarian lingkungan dan pengelolaan kegiatan sosial. Salah satu diantaranya untuk melestarikan dan melindungi spesies langka dan ekosistem serta habitat penting dari spesies yang langka dan hampir punah. Program

kerjasama OFI dengan SMART termasuk  pelepasliaran 40 orangutan tahun 2011-2014, pelatihan konservasi orangutan untuk staf PT SMART Tbk / GAR, pengadaan telemetri orangutan, serta pelepasliaran 60 individu orangutan berikutnya yang diharapkan akan terus berlangsung hingga tahun 2017.

 

Direktur Utama PT SMART Tbk Daud Dharsono mengatakan, “Program kemitraan ini mempertegas komitmen perusahaan dalam melaksanakan kebijakan secara konsisten untuk turut bertanggung-jawab melestarikan satwa langka yang terancam punah dan ekosistemnya. Aktivitas melindungi orang utan beserta habitatnya sudah semakin mendesak untuk dilakukan dan sudah selayaknya mendapatan dukungan yang luas dari pelaku usaha dan masyarakat kita.”

 

PT SMART Tbk memiliki Kebijakan Sosial dan Lingkungan GAR  yang mencakup kebijakan Zero Tolerance yang diantaranya berisi kebijakan perlindungan satwa liar langka dan terancam punah yang disusun atas inisiatif OFI pada tahun 2012. Kebijakan ini menjadi dasar bagi pembekalan seluruh karyawan perusahaan dan program-program konservasi satwa liar, termasuk orangutan.

 

“Zero Tolerance Policy ini sangat penting untuk dilaksanakan secara terus-menerus dan kami melihat perusahaan telah menjalankannya secara konsisten,” kata Dr. Galdikas.