Published On: Wed, May 25th, 2016

PUMA Perkenalkan Kembali Teknologi Disk untuk Sepatu-Sepatu Lari Terbarunya

 

Puma DiskJakarta, 25 Mei 2016– Dua puluh lima tahun lalu, merek olahraga global PUMA untuk pertama kalinya menghadirkan Sistem DISC untuk sepatu-sepatu larinya yang sudah ada. Sistem inovatif ini mengejutkan industri, memperkenalkan desain teknologi revolusioner yang mampu menyatukan sepatu dengan kaki penggunanya, dan ini dinyatakan sebagai sistem sepatu tanpa tali yang pertama diciptakan. Setiap putaran cakram DISC bagian upper sepatu semakin menambah kenyamanan kaki penggunanya.

Atlet-atlet track and field papan atas seperti Colin Jackson pun mengenakan sepatu DISC Spike untuk memenangkan cabang lari gawang 100 meter di ajang World Champhionship 1993 di Stuttgart. Unggulan Jerman Heike Drechsler adalah satu di antara atlet lompat jauh wanita tersukses sepanjang masa, dan sepatu DISC Spike lah yang membawanya melompat ke puncak podium Olimpiade 1992 di Barcelona.

 

Bertepatan dengan perayaan 25 tahunnya inovasi DISC, PUMA melihat bahwa setiap detik begitu berarti jika ingin menjadi Forever Faster. PUMA kembali ke akar desain DISC dan membuatnya lebih ringan dan mencolok. Putaran cakram untuk mengencangkan sepatu kini menjadi lebih cepat, dan serat-serat baja halus nan kuat digunakan untuk menyesuaikan bentuk kaki dengan lebih mantap.

 

Achyat Rahman, Direktur PUMA Indonesia menjelaskan, “Di PUMA, kami senantiasa berusaha menghilangkan batasan-batasan inovasi dalam menciptakan produk-produk kami. Apapun yang kami lakukan adalah bagian dari misi menjadi Forever Faster. Teknologi sistem DISC adalah bukti komitmen dan mimpi tersebut”.

 

Manusia Tercepat di Dunia, Usain Bolt mengatakan, “Fokus utama saya ada di kecepatan dan sepatu evoSPEED DISC Spike langsung terasa nyaman begitu dikenakan. Setiap detik sangat menentukan hasil akhir di jalur lari perlombaan ataupun latihan, oleh karena itu saya sangat puas saat mengetahui hanya dengan memutar DISC, sepatu spike saya aman, nyaman, dan siap untuk berlomba”.

 

Tim Atlet Track and Field PUMA saat ini akan menggunakan sepatu DISC terbaru, termasuk Usain Bolt, Asafa Powell, Andre de Grasse, Jenna Prandini, dan masih banyak lagi. Bagi mereka, satu detik bisa membuat perbedaan yang berarti baik saat kejuaraan maupun latihan. Mereka memerlukan sepatu ringan yang mudah dan nyaman dikenakan, serta memberikan kenyamanan sesuai kaki mereka masing-masing. Sepatu IGNITE DISC dan evoSPEED DISC Spike memberikan keunggulan-keunggulan tersebut dan lebih banyak lagi.

 
Sepatu IGNITE DISC menawarkan kenyamanan dan keamanan begitu dikenakan, sehingga para pelari bisa langsung memakai dan melesat lari. Bagian upper berisikan bahan foam  yang nyaman dan mengikuti kontur kaki, bahan jaring-jaring pun seakan merekat pada kaki namun tetap memberikan sirkulasi udara yang baik, sehingga sepatu terasa sangat ringan.

 

Bahan IGNITE Foam pada sepatu IGNITE DISC memperkuat kaki dengan lebih baik, didukung bantalan yang mampu menyebarkan efek pengembalian energi ke seluruh kaki. Formula PU foam yang unik menawarkan rebound tingkat tinggi dan kenyamanan istimewa. Lekukan V-Chevron pada midsole dirancang untuk mampu mengerut saat kaki menapak dan menjejak untuk memberikan pengembalian energi. Bahan ForEverFoam ada di dalam bagian tumit sehingga kinerja tinggi sepatu terjaga untuk jangka panjang. Alur tumpuan (guidance groove) pada sol luar dibuat di titik tumit hingga jari kaki untuk meniru pola jalan alami yang baik. Adapun teknologi Forefoot Flex Grooves memberikan transisi dan toe-off minim hambatan.

 

puma meiSepatu evoSPEED DISC Spike dirancang sebagai sepatu atlet-atlet lari tercepat di dunia. Seperti versi datarnya, Spike akan terasa aman dan mantap digunakan berkat sistem tutup instan inovatif yang terbaru milik PUMA. Sistem tersebut membalut dan merekatkan kaki pada sepatu dalam sekejap. Pebax Sprint Plate agresif dengan ukuran penuh serta 8 paku sepatu memberikan daya friksi dan momentum maksimum. Bahan upper sintetis Clarino® yang aerodinamis, terbaik dan lembut menyelimuti kaki dan mengunci kaki pada pelat untuk memberikan dukungan upper terbaik.