Published On: Thu, Nov 24th, 2016

RS Pondok Indah dan Lifebuoy Ajak Anak-anak ‘Belajar Cuci Tangan’ untuk Tularkan Perilaku Hidup Sehat Sejak Dini

Menjaga kesehatan anak dapat dilakukan dengan cara mudah dan sederhana. Salah satunya dengan mengajarkan anak tentang pentingnya mencuci tangan sejak dini. RS Pondok Indah Group dan Lifebuoy memberikan edukasi pentingnya mencuci tangan pada 6,000 siswa di 30 sekolah dasar di Jakarta.

 

Edukasi Belajar Cuci Tangan dari dr. Felix & drg. Suzanty

Edukasi Belajar Cuci Tangan dari dr. Felix & drg. Suzanty

Jakarta, 23 November 2016 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak yang merupakan generasi penerus bangsa, RS Pondok Indah Group bekerja sama dengan Unilever melalui brand Lifebuoy mengadakan kegiatan ‘Belajar Cuci Tangan’ di 30 sekolah dasar di wilayah Jakarta. Tim medis RS Pondok Indah diterjunkan langsung untuk memberikan edukasi cuci tangan yang dikemas dalam aktivitas yang menarik dan menggunakan materi edukasi yang mudah dimengerti oleh anak-anak. Kegiatan yang diselenggarakan mulai 21-25 November 2016 ini adalah rangkaian kegiatan ulang tahun RS Pondok Indah Group yang ke-30.

 

Anak-anak perlu diberikan pemahaman yang benar tentang cuci tangan karena tangan adalah media utama bagi penularan kuman-kuman penyebab penyakit seperti diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Berdasarkan data WHO tahun 2013, diare merupakan penyakit kedua yang menyebabkan kematian pada anak-anak.

 

Chief Operating Officer RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Yuliana, MARS, mengatakan, “Tujuan utama kegiatan ‘Belajar Cuci Tangan’ adalah mengingatkan kembali seluruh masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya membiasakan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas. RS Pondok Indah Group sebagai institusi kesehatan hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui edukasi cuci tangan sejak dini, menyadarkan anak-anak bahwa mencuci tangan hingga bersih adalah cara paling mudah, murah, dan sederhana agar terhindar dari berbagai penyakit.”

 

Kegiatan CSR Belajar Cuci Tangan kepada Siswa SDN Pondok Pinang 10 Pagi

Kegiatan CSR Belajar Cuci Tangan kepada Siswa SDN Pondok Pinang 10 Pagi

Pada kegiatan CSR kali ini, RS Pondok Indah Group bekerjasama dengan Lifebuoy yang memiliki misi sama dalam melakukan edukasi cuci tangan sejak dini. Pada dasarnya, membiasakan perilaku sehat sejak anak masih kecil lebih mudah ketimbang mengubah perilaku ketika dewasa. Semakin luasnya budaya mencuci tangan yang benar akan memberi kontribusi signifikan untuk mengurangi tingkat keterjangkitan penyakit, terutama bagi anak-anak. Hasil Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa proporsi penduduk umur >10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar di Indonesia meningkat dari 23,2% pada tahun 2007 menjadi 47,0 persen pada tahun 2013.

“Unilever melalui brand Lifebuoy, mendukung program pemerintah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di mana salah satunya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Kami berusaha terus melakukan edukasi cuci tangan guna mencegah penyakit yang dapat ditularkan melalui tangan sebagai salah satu cara mudah untuk hidup sehat. Kami juga mengajak pihak-pihak yang mempunyai visi dan misi yang sama, untuk melakukan pendidikan sejak usia dini untuk hidup sehat,” papar dr. Gracecielia, MKK selaku Social dan Professional Relation PT Unilever Indonesia, Tbk.

 

Biasanya anak-anak sangat suka bermain sambil berkotor-kotoran, lalu tanpa disadari menyentuh benda-benda tempat kuman bersarang. Untuk itu, peran orangtua sangat dibutuhkan dalam mengajarkan anak untuk segera mencuci tangan usai bermain. Mencuci tangan juga penting dibiasakan sebelum dan setelah makan, setelah buang air kecil dan buang air besar, setelah bersin atau batuk, setelah memegang sampah, dan setelah memegang binatang peliharaan.

 

Setelah melakukan berbagai aktivitas, tangan menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam bakteri, kuman, dan virus yang dapat menjadi penyebab berbagai jenis penyakit. Jenis penyakit yang dapat menyerang tubuh antara lain flu, meningitis, hepatitis A dan C, penyakit kulit, gangguan usus, dan diare. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan cara yang baik dan benar bisa meminimalisir risiko terkena penyakit tersebut.

 

Penyerahan Bingkisan dari COO RSPI-Pondok Indah & Lifebuoy kepada Kepala Sekolah SDN Pondok Pinang 10 Pagi

Penyerahan Bingkisan dari COO RSPI-Pondok Indah & Lifebuoy kepada Kepala Sekolah SDN Pondok Pinang 10 Pagi

Dokter RS Pondok Indah – Pondok Indah dr. Felix Samuel, M.Kes, menjelaskan, “Setiap orang memiliki kuman. Tubuh kita ditutupi dengan kuman yang membantu kita tetap sehat. Kuman memang dapat menyebar lewat udara dan benda-benda di sekitar kita, namun paling mudah menyebar melalui kontak tangan. Dengan cara inilah kuman dapat membuat seseorang menjadi sakit. Jadi, salah satu cara terbaik untuk menghentikan penyebaran kuman adalah dengan mencuci tangan.”

Felix juga menjelaskan bahwa mencuci tangan tidak sekadar membasuh tangan dengan air. Karena kuman tidak dapat dilihat secara kasat mata, maka penting untuk mencuci tangan dengan langkah yang tepat agar tangan benar-benar bersih dari kuman. Menurut WHO, langkah mencuci tangan yang benar adalah:

  1. Gosokkan telapak tangan yang satu dengan yang lain;
  2. Telapak tangan kanan menggosok punggung tangan kiri dan sela-sela jari, dan sebaliknya;
  3. Gosok ke sela-sela jari dari kedua telapak tangan;
  4. Gosok punggung jari-jari ke telapak tangan dengan saling berlawanan dan jari-jari saling bertautan;
  5. Gosok dengan memutar ibu jari tangan kiri dalam genggaman tangan kanan, dan sebaliknya;
  6. Gosok dengan memutar, ke depan dan ke belakang dengan posisi jari-jari tangan kanan terkunci pada telapak tangan kiri, dan sebaliknya.

Kegiatan ‘Belajar Cuci Tangan’ adalah bagian dari komitmen perjalanan 30 tahun RS Pondok Indah Group untuk menyehatkan masyarakat. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik yang dapat ditularkan pada keluarga mereka dan generasi mendatang.