Published On: Thu, Nov 3rd, 2016

SCG Dorong Inovasi Memajukan Industri Konstruksi untuk Pembangunan Infrastruktur yang Ramah Lingkungan

SCG 5 (resize)

Country Director SCG Indonesia Bapak Nantapong Chantrakul saat konferensi pers

Bandung, 2 November 2016 – Bandung menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan dari UNESCO untuk kesuksesannya dalam menyeimbangkan tiga aspek dalam pembangunan, yaitu; infrastruktur, kebudayaan, dan kemanusiaan. Tekad untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang nyaman untuk masyarakat dibuktikan dengan gencarnya pembangunan 5 taman tematik dan perbaikan 15 trotoar di berbagai sudut kota yang ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini. Dalam mengeksekusi rencana pembangunan, Bandung juga memberikan perhatian besar dalam pemilihan material kontruksi yang dianggap sebagai salah satu faktor paling krusial untuk memastikan kelancaran proses pembangunan, menghindari segala gangguan dalam pengerjaan proyek, dan memastikan kualitas pembangunan yang memenuhi standar.

SCG, konglomerat bisnis ASEAN dengan pengalaman lebih dari 100 tahun dalam penyediaan semen dan bahan bangunan yang mengedepankan inovasi, menyelenggarakan SCG Construction Talk 2016 dengan topik “Tantangan dan Tren Dunia Konstruksi di Bandung”. Dengan kuatnya keahlian dan pengalaman panjang di industri semen dan bahan bangunan, SCG menjadi yang pertama dalam menghadirkan inisiatif untuk menciptakan wadah diskusi bagi para pelanggan untuk mengakses informasi terbaru mengenai inovasi di bidang konstruksi, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan langsung dengan para ahlinya. Diskusi tahun ini akan fokus pada tantangan dan tren konstruksi bagi perusahaan, kontraktor dan para pelanggan yang ada di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Country Director SCG Indonesia, Nantapong Chantrakul menyampaikan, “Bandung terus berkembang menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Sektor yang menjanjikan ini mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, sehingga perlu didukung dengan infrastruktur yang berkualitas. Sejalan dengan komitmen SCG, kami percaya bahwa pembangunan yang ramah lingkungan telah dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Oleh karena itu, inovasi tidak hanya penting dalam meningkatkan kualitas dan durabilitas pembangunan, namun juga harus mampu mempertahankan kelestarian lingkungan. Dengan keahlian yang kuat dalam pembangunan daerah local, ditambah dengan pengalaman panjang di industri semen dan bahan bangunan di SCG, kami percaya acara Construction Talk ini dapat memberikan semua informasi dan pengetahuan terkini di antara pemain industri konstruksi, menjadi ajang diskusi tentang teknologi serta implementasinya di berbagai proyek di Bandung.”

Kegiatan ini didukung oleh Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga telah melakukan penelitian terkait pengembangan produk beton baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ir. Dradjat Hoedajanto, M. Eng, Ph.D sebagai Anggota HAKI menyampaikan,  “Kunci dari tiap pembangunan utama dunia di masa depan, terutama dalam 20 tahun ke depan, adalah kreasi ilmu pengetahuan dan teknik bahan bangunan baru yang terjangkau dan ramah lingkungan. Keberhasilan yang dicapai oleh Pemerintah Kota Bandung dalam proyek infrastruktur ramah lingkungan dapat dilihat sebagai salah satu langkah kecil yang diperlukan”. Dia menambahkan, “Berbagai proyek besar Pemerintah Indonesia bertujuan untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik bagi rakyat Indonesia, mulai dari pembangunan bendungan raksasa, Rusunawa, fasilitas jalan tol laut, dan berbagai proyek Mega Infrastruktur lainnya. Itu semua dapat diperoleh dengan adanya kerja sama yang baik antara semua pemangku kepentingan, tanpa mempertimbangkan keuntungan teknis dan finansial semata, namun juga mengimplikasikan pembangunan kemanusiaan dan kebudayaan. Disinilah pemahaman yang diperoleh dari SCG Construction Talk saat ini akan berguna untuk memicu kebutuhan riset dan pembangunan masa depan untuk dunia seimbang yang lebih baik dan aman.”

 Dradjat Hoedajanto, Nantapong Chantrakul

(Kiri-Kanan) Anggota HAKI, Bapak Ir. Dradjat Hoedajanto, M. Eng, Ph.D dan Country Director SCG Indonesia Bapak Nantapong Chantrakul saat konferensi pers

Prof. Ir. Iswandi Imran, MASc., Ph.D, Kepala Pusat Rekayasa Industri ITB mengatakan, “Setiap kota memiliki ciri khas tersendiri dalam penataan kota, dan kami melihat Bandung sedang mengarah menjadi kota yang seimbang dari segi pelestarian lingkungan dan infrastruktur. Hal ini memberikan berbagai tantangan baru bagi para pelaku konstruksi. Kita perlu memperhatikan dengan lebih baik inovasi produk seperti apa yang dapat memenuhi pembangunan tersebut. Selama ini, kami telah bekerja sama dengan SCG untuk mengkreasikan berbagai ide yang dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan tersebut.”

Komitmen SCG dalam menciptakan teknologi konstruksi yang maju dan mutakhir selaras dengan visinya, yakni menjadi pemimpin bisnis berkelanjutan di ASEAN. Kualitas premium berbagai produk SCG dapat dilihat di acara ini, seperti Semen SCG, beton siap pakai ‘Jayamix by SCG’, SCG Pipe and Precast, beton ringan SCG ‘Smartblock’ dengan pengalaman konstruksi yang lebih baik melalui tiga fitur kunci performa tinggi: Kekuatan, Kecepatan, dan Daya Tahan. Karena kualitas merupakan hasil dari Penelitian dan Pengembangan (R&D), hal ini dianggap sebagai faktor penting dalam berkontribusi terhadap keberkelanjutan (sustainability) yang juga esensial bagi masa depan. Inovasi teknologi konstruksi memungkinkan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, dan khususnya Bandung, untuk mencapai keseimbangan kota dari segi keramahan terhadap lingkungan, infrastruktur dan masyarakat.