Published On: Fri, Apr 27th, 2018

Serial Horor “Folklore” dr HBO Asia Selesaikan Produksinya dengan Pengambilan Gambar di Korea

Share This
Tags

SINGAPURA, 25 APRIL 2018 – HBO Asia hari ini mengumumkan aktris Korea, Lee Chae-Yeon (“Running Man”, “Please Find Her”, “Blow Breeze”) akan membintangi serial drama antologi horor terbaru dari HBO Asia Original, FOLKLORE. Produksi telah menyelesaikan enam bagian berdurasi panjang yang pengambilan gambarnya dilakukan di berbagai lokasi di Asia termasuk Indonesia, Jepang, Malaysia, Thailand dan berakhir dengan syuting episode Korea di Korea Selatan. Serial ini dijadwalkan akan tayang perdana akhir tahun ini melalui platform HBO Asia secara on-air, online dan on-demand platforms.

Dikembangkan oleh HBO Asia dan dibuat oleh pembuat film berdarah Singapura, Eric Khoo, seluruh enam episode FOLKLORE mengambil tempat di berbagai kawasan Asia termasuk Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura dan Thailand dan setiap episodenya berdasarkan mitos dan kepercayaan turun-temurun yang di setiap negara. FOLKLORE difilmkan dalam bahasa setempat dimana episode tersebut berasal, dengan subtitle Bahasa Inggris dan Bahasa setempat (bila tersedia).

Dimotori oleh sutradara dari berbagai negara di Asia, setiap episode berusaha mengangkat unsur modern dan pembaruan dari horor Asia, mengeksplorasi ketidakmampuan masyarakat dengan cara yang spesifik dari tiap negara namun tetap menjaga tema yang akan bergaung di seluruh kawasan. Enam sutradara yang terlibat dalam FOLKLORE adalah Joko Anwar (“Halfworlds”, “Pengabdi Setan”) dari Indonesia, Takumi Saitoh (“Blank 13”, “Ramen Teh”) dari Jepang, Lee Sang-Woo (“Barbie”, “Fire In Hell”,“ Dirty Romance”) dari Korea, Ho Yuhang (“Rain Dogs”,“ Mrs. K ”) dari Malaysia, Eric Khoo (“ Ramen Teh ”, “12 Storeys”) dari Singapura dan Pen-Ek Ratanaruang (“Samui Song”,“ Last Life in the Universe ”) dari Thailand.

Lee Chae-Yeon berperan sebagai pemeran utama dalam episode yang mengambil cerita Korea dan disutradarai oleh sutradara Korea, Lee Sang-Woo. Karir Lee Chae-Yeon berawal sebagai artis musik dengan single hit-nya, “Two Of Us”, menjadikannya terkenal pada 2005. Sejak itu, ia muncul di sejumlah serial televisi realitas terkenal seperti “Running Man” dan “Roommate” . Baru-baru ini, ia mendapat peran pendukung dalam serial televisi populer yaitu “Please Find Her” dan “Blow Breeze”.

Aktor lain yang sebelumnya disebutkan membintangi FOLKLORE adalah aktor Jepang Kazuki Kitamura (“Godzilla: Final Wars”, “Kill Bill: Volumes 1 & 2”) dan aktor Malaysia, Bront Palarae (“Halfworlds Seasons 1 & 2” di HBO Asia, “Pengabdi Setan”).

FOLKLORE merupakan produksi bersama dengan Info-communications Media Development Authority (IMDA) sebagai bagian dari kolaborasi dua setengah tahun dalam pengembangan kemampuan produksi drama dari industri media dan talen Singapura. Di bawah kemitraan ini, HBO Asia akan bekerjasama dengan talen dan perusahaan lokal, serta melatih mereka mengembangkan dan memproduksi konten menarik bagi audiens internasional.

# # #

Tentang HBO ASIA

HBO Asia yang berbasis di Singapura mampu memberikan pertama yang terbaik dari Hollywood ke Asia berkat lisensi eksklusif dengan studio-studio utama Hollywood – Paramount Pictures, Universal Studios, Warner Bros dan Lionsgate. HBO Asia mempunyai hak kepemilikan dan program-program produksi HBO dan HBO Asia Original peraih penghargaan yang diproduksi secara eksklusif bagi pemirsa HBO. Kepemilikan sepenuhnya oleh HBO (Time Warner Company), HBO Asia menjangkau 23 kawasan di seluruh Asia dan menghadirkan sejumlah kanal dan layanan termasuk lima kanal film berlangganan 24 jam tanpa jeda iklan: HBO, HBO Signature, HBO Family, HBO Hits dan Cinemax, juga kanal film Asia, Red by HBO, platform streaming internet, HBO GO, layanan video on demand (SOVD) berlangganan, HBO On Demand, dan layanan SOVD di China, 鼎级剧场 (ding ji ju chang). HBO Asia juga menjadi distributor eksklusif untuk kanal BabyFirst di Asia. Kunjungi www.hboasia.com untuk informasi lebih lanjut.

Tentang Info-communications Media Development Authority (IMDA)

Info-communications Media Development Authority (IMDA) akan mengembangkan sektor media infokom yang dinamis dan kelas dunia guna menggerakkan ekonomi, menyatukan komunitas dan memperkuat visi Smart Nation Singapura. IMDA melakukan hal ini melalui pengembangan bakat, memperkuat kemampuan bisnis, dan meningkatkan infrastruktur TIK dan media di Singapura. IMDA juga mengatur sektor telekomunikasi dan media untuk melindungi kepentingan konsumen sambil mengembangkan lingkungan yang mendukung bisnis. IMDA juga meningkatkan proteksi data pemerintah Singapura melalui Personal Data Protection Commission. Untuk berita dan informasi lebih lanjut, kunjungi www.imda.gov.sg atau ikuti IMDA di Facebook IMDAsg dan Twitter @IMDAsg.