Published On: Tue, Apr 5th, 2016

Siapa Lebih Cepat? Qantas atau Tesla?

 

Boeing 737 dan Model SUji inovasi, keterampilan, dan daya kali ini bertempat di landasan pacu sepanjang tiga kilometer di Bandara Avalon, arah Barat Daya dari Melbourne, Australia.

 

Ini adalah duel antara dua pencapaian teknik yang paling mutakhir: Pesawat Boeing 737-800 milik Qantas dengan mobil listrik Model S milik Tesla.

 

Dilengkapi dua mesin jet CFM Internasional, Boeing 737 menghasilkan daya hingga lebih dari 50.000 pounds (dorongan) dan terbang dengan kecepatan hingga 850 km/ jam. Di udara, kecepatan optimum pesawat ini bisa mencapai kecepatan cahaya.

 

Mobil Tesla S berkapasitas lima penumpang mampu dipacu dari 0 ke 100 km/ jam dalam tiga detik – memang tidak bisa diterbangkan, tapi kalau Anda harus berada di darat, Anda harus mengendarai mobil empat pintu tercepat yang pernah dibuat.

 

Tesla melesat sedari awal dengan dua motor listriknya, sementara Boeing 737 didukung dua mesin utama yang terus menggelegar. Pesawat melawan mobil, pilot melawan sopir.

 

Tesla sulit terkejar. Sementara, Boeing 737 mempersempit jarak di awal dengan melaju di landasan pacu, pesawat tersebut berada tepat di belakang Tesla dengan kecepatan mencapai 140 knot atau sekitar 250km/ jam.

 

Boeing 737 meninggalkan Tesla yang berhenti di ujung landasan. Sang juara daratan dikalahkan ketika berada di garis kemenangan oleh pesawat ketika ia mengudara.

 

Jadi, selain untuk melihat siapa yang jadi pemenangnya, apa pentingnya lomba tersebut?

 

Qantas, Maskapai Penerbangan Nasional Australia, dan Tesla yang berbasis di California dan pembuat mobil-mobil listrik premium terkemuka, bekerjasama dalam mempercepat laju inovasi untuk para pelanggan mereka.

 

Selama beberapa bulan ke depan, Qantas dan Tesla akan memperkenalkan berbagai layanan dan manfaat pelanggan sebagai berikut:

  • Acara-acara eksklusif dari Qantas, memungkin mereka untuk mencoba berbagai kendaraan teknologi terbaru dari Tesla.
  • Qantas Club Membership untuk pemilik Tesla Model S
  • Tesla High Power Wall Connectors, di area Valet Qantas di Sydney, Melbourne, Brisbane, dan Adelaide yang disediakan untuk mengisi daya Tesla Model S selama penggunanya bepergian.

 

Qantas juga akan menjadi maskapai penerbangan pilihan Tesla di Australia dan mengatur semua emisi perjalanan domestic perusahaan pembuat mobil tersebut sebagai bagian dari program Qantas Future Planet.

 

Pertemuan rutin akan sering diadakan ilmuwan-ilmuwan dari kedua belah pihak untuk melihat peluang di masa depan perihal transportasi yang lestari.

 

Head of Environment and Fuel di Qantas, Alan Milne mengatakan bahwa pertemuan tersebut tujuannya untuk bertukar pikiran.

 

“Kedua perusahaan ini begitu bergairah untuk terus mendorong batasan dalam layanan pelanggan, inovasi, dan kelestarian di industri transportasi.”

 

“Kami sangat menganggumi cara Tesla mengubah citra sektor mobil listrik menjadi merek premium, dan kami niscaya mampu untuk saling berbagi pemahaman dan mempercepat penelitian yang kami mulai di 2012 tentang BBO sebagai alternatif untuk bahan bakar pesawat.”

 

“Untuk merayakan kerjasama ini, tidak ada yang lebih tepat daripada balapan unik antara pesawat dan mobil,” ucap Alan.

 

Tak lupa, untuk menggarisbawahi komitmen Qantas dan Tesla dalam hal kelestarian alam, seluruh emisi dari balapan tersebut adalah emisi karbon off set.

 

Fakta lainnya pada tabel berikut:

  Qantas Boeing 737-800 Mobil Listrik Tesla S
Kapasitas 168 penumpang 5 penumpang
Kecepatan maksimum Mach. 82 250 km/ jam
Daya 52,000 pounds (dorongan) 90 KiloWatt, Dual Motor
Daya maksimum Saat Take Off/ Go Around* Saat Moda Ludicrous

 

*Moda Ludicrous  –mempercepat 10% waktu laju 0 hingga 100 km / jam untuk Model S  menjadi 3 detik saja, sedangkan untuk seperempat mil membutuhkan waktu 10,9 detik. Waktu untuk 250 km/ jam saat ini bahkan 20 % lebih cepat daripada Model S Performance yang terbaru.

 

*TO/GA (Take-Off/Go-Around) – daya dorong maksimum yang dihasilkan mesin-mesinnya.