Published On: Tue, Jul 26th, 2016

Tampilan Fresh  PUMA Suede: Para Ikon Terkini Hadir Mengenakan Sneaker Klasik

Puma Suede2Herzogenaurach, JERMAN 1 Juli 2016 – Sejak debut pertamanya pada tahun 1968, PUMA Suede telah dikukuhkan sebagai tolok ukur dalam desain alas kaki, PUMA Suede juga telah melewati perjalanan panjang sebagai salah satu warisan budaya yang paling progresif dan memiliki nilai sejarah yang signifikan pada abad kedua puluh. Dipopulerkan oleh atlet hebat era 60an – Tommie Smith dan legenda lapangan basket era 70an – Walt “Clyde” Frazier, Suede berhasil menduduki tangga kepopuleran selama era emas b-boys dan demam hip hop tahun 80an, hingga berhasil menggebrak seluruh New York City.

 

Seiring berjalannya waktu, kepopuleran Suede turut mengalir bersama zaman. Tak lama berselang setelah meredupnya era dance floor, Suede mulai banyak ditemui lapangan bersama para punk, tak jarang pula para skaters mengenakan Suede untuk berselancar diatas papan skate-nya. Kini, para youngster memadankan Suede dengan celana chino sweat yang nyaman atau jeans gulung untuk mendapatkan tampilan ala super model di akhir pekan. Hal ini pula yang menjadikan Suede sangat disukai para pecinta sneaker karena cocok dikenakan oleh siapa saja, kapan pun, dan di era mana pun.

 

Di sisi lain, secara fungsi Suede memiliki outsole yang terbuat dari karet dan mampu mencengkram permukaan dengan pakem. Dan hal menarik lainnya adalah lapisan kulit atas yang mewah dalam variasi warna pilihan yang beragam.

 

Puma Suede1Untuk musim ini PUMA menyoroti daftar para youngster yang memiliki pengaruh besar untuk mempengaruhi selera pada area musik dan hiburan. Sederet nama yang dihadirkan seperti sang ikon fashion dan salah satu fenomena sosial – Kylie Jenner, si ratu Snapchat dan director Vibes YesJulx, duo hip hop yang tengah naik daun Rae Sremmurd dan artis rap paling mengagumkan – Young Thug.

 

Mereka memang bukanlah tipikal generasi yang bekerja 9-5, namun lebih di Snapchat 24-7 dan Suede menjadi sneaker andalan di setiap kegiatan mereka. Hal ini menjadikan kultur sneaker lebih menarik dan hidup dimana mereka sebagai seorang ikon mampu  menggabungkan dengan gaya personal yang unik dan menginspirasi bersama Suede.

 

Sebagai bentuk apresiasi untuk kejayaan di masa lampau, PUMA mengajak legenda street photography, Jamel Shabazz  untuk mengabadikan momen para  A-list youngster ketika mengenakan Suede dengan setelan bergaya streetwear di sekitar Bed-stuy di Brooklyn. Shabazz merupakan salah satu ikon penting yang turut mempopulerkan Suede pada tahun 80an dengan jepretannya seputar street culture dan hip-hop di New York City. Hasil jepretannya pun akan dipamerkan di seluruh PUMA store dan ditampilkan pada akun media sosial PUMA.

 

Melihat kebolehan para youngster  mengenakan Suede memberikan perspektif yang segar pada sneakers ikonik ini. Dan dapat dipastikan bahwa Suede akan terus bertahan melampau zaman dan tren dari generasi ke generas

 

###