Published On: Tue, May 31st, 2016

Tayang Malam ini: Versi Modern Kisah Perbudakan di Amerika

image005Jakarta, 31 Mei 2016- HISTORY menayangkan serial ROOTS, empat malam berturut-turut berdurasi 8 jam. Mengisahkan tentang perdagangan budak yang dialami Kunta Kinte, dimana ia direnggut dari kampung halamannya dan dibawa ke Amerika di mana ia dijual kepada pemilik perkebunan di Virginia utara. Sepanjang tayangan serial ini, kita dapat menyaksikan setiap tahap kehidupan Kunta Kinte, sejak remaja hingga dewasa, menjadi ayah hingga menjadi kakek, mengikuti warisannya melewati Perang Saudara.

 

ROOTS adalah versi modern dari miniseri klasik televisi peraih penghargaan pada 1977 yang dibuat berdasarkan novel laris karya Alex Haley pada 1976. Tayangan ini diproduksi oleh A+E Studios bekerjasama dengan Marc Toberoff dan The Wolper Organisation – perusahaan yang memproduksi miniseri versi orisinalnya yang mendapat rating tertinggi kedua untuk episode terakhirnya dalam sejarah TV sejak 1977.

 

ROOTS tayang perdana 31 Mei, Selasa – Jumat pukul 21.00 WIB di Saluran HISTORY (Indovision Ch. 206, Okevision Ch. 44, Top TV Ch. 206, Big TV HD Ch. 334, First Media HD Ch. 365, Transvision HD Ch. 260, BiznetHome HD Ch. 127).

 

Pada 19 Mei 2016, Not for Sale, sebuah LSM yang berbasis di San Francisco, bekerja sama dengan HISTORYTMAsia dan CNN Freedom Project, mengumumkan peluncuran kampanye online #BuyOutSlavery. Terinspirasi dari serial ROOTS ini, untuk meningkatkan kesadaran tentang perbudakan modern, didukung oleh lebih dari 100 situs belanja online dan selebriti dari masing-masing negara.

 

Saksikan video ini untuk mengetahui secara jelashttps://goo.gl/9WncyJ  atauhttps://goo.gl/fgSZzD