Published On: Tue, Feb 21st, 2017

Trend Micro Umumkan Kehadiran Deep Security 10 untuk Perlindungan Keamanan Server Tercanggih di Seluruh Lingkungan Hybrid Cloud

Share This
Tags

 

Trend-Micro-Logo.svgINDONESIA, 10 Februari 2017Trend Micro Incorporated (TYO: 4704; TSE: 4704), pemimpin global di kancah solusi keamanan siber, hari ini umumkan kehadiran Trend Micro Deep Security 10 yang ditenagai oleh XGen™ Security tercanggih. XGen™ Security memadukan seluruh teknik pertahanan keamanan lintas generasi yang paling tangguh terhadap segala jenis ancaman keamanan serta dengan dukungan threat intelligence terbaik yang melahirkan perlindungan tertangguh dan menyeluruh bagi seluruh solusi keamanan yang dihadirkan oleh Trend Micro.

 

Dengan rilis ini, Deep Security kini semakin jauh menjadi yang terdepan di kancah keamanan server fisik, server virtual maupun server cloud bagi lingkungan-lingkungan virtual terkemuka saat ini, seperti VMware, Amazon Web Services (AWS) dan Microsoft Azure, dengan ragam teknik keamanan yang telah dirancang dengan lebih optimal guna menghadirkan performa dan efisiensi yang maksimal, serta tanggap terhadap seluruh jenis threat yang baru sekalipun.

 

Meningkatnya pengadopsian virtualisasi dan cloud telah mendorong perusahaan untuk mengubah dan menyederhanakan dalam melakukan penerapan pendekatan strategi keamanan di lingkungan mereka, serta mulai gencarnya penerapan pendekatan keamanan modern yang berbasis pada solusi-solusi keamanan modern dan mulai ditinggalkannya model pendekatan keamanan tradisional.

 

Kami juga sepakat dengan rekomendasi keamanan yang dirilis oleh Gartner – lembaga analis terkemuka global – tentang perlunya memperketat keamanan untuk seluruh workload yang terdapat di cloud. Hal ini ternyata memperkuat model pendekatan keamanan yang selama ini kami tekankan, yakni “Jangan pernah berasumsi bahwa solusi-solusi platform perlindungan endpoint bagi end-user mampu memberikan perlindungan dan sesuai untuk seluruh workload yang terdapat pada server cloud yang pada kenyataannya memiliki persyaratan dan kebutuhan akan perlindungan yang jauh berbeda dari perlindungan endpoint untuk end-user.”[1] Bahkan, di rilis Gartner Magic Quadrant for Endpoint Protection Platforms, Trend Micro diposisikan sebagai pemimpin dengan posisi kuadran paling tinggi dan di area sisi kanan paling jauh di Leaders quadrant karena kemampuannya untuk melakukan eksekusi serta dengan visi yang paling menyeluruh dalam menyuguhkan proteksi dan keamanan.2 Deep Security menjadi satu dari sekian banyak produk Trend Micro yang masuk dalam evaluasi Magic Quadrant for Endpoint Protection Platforms.[2]

 

“Bisnis masa kini membutuhkan delivery aplikasi yang makin kilat melalui cloud tanpa menjadikan pembengkakan biaya. Ini artinya IT perlu mencari cara baru dalam menerapkan pendekatan dan strategi keamanan mereka,” tutur Jason Cradit, senior director of technology for TRC Solutions. “Deep Security sesuai untuk model DevSecOps, menyuguhkan visibilitas penuh pada seluruh cloud workloads yang ada, serta menghadirkan provisi yang telah terotomasi dengan kontrol keamanan yang makin luas, sehingga kamipun makin mumpuni dalam menghadirkan dukungan IT secara penuh di tengah makin meroketnya pertumbuhan aplikasi-aplikasi baru, dalam sebuah tim yang tetap ramping namun makin sigap.”

 

Teknik Perlindungan Paling Luas dan Beragam

Deep Security menggunakan serangkaian teknik pertahanan keamanan lintas generasi melawan threat dalam menyuguhkan  perlindungan pada server dari semua jenis threat jahat yang telah diketahui sebelumnya (known threats), termasuk juga anti-malware dan intrusion prevention (IPS) untuk mendeteksi dan menyetop segala jenis serangan tingkat tinggi yang kini makin gencar. Sebagai bagian dari strategi keamanan XGen™ Security, keberadaan Deep Security 10 kini makin memperkuat lapis keamanan dengan diterapkannya teknik-teknik keamanan mutakhir, seperti teknik pencegahan terhadap adanya perubahan-perubahan pada software di luar otoritas yakni dengan fitur application control. Fitur aplication control mutakhir ini dirancang untuk lingkungan hybrid cloud sebagai bentuk perlindungan server dari segala jenis serangan tingkat tinggi, seperti ransomware, atau bahkan saat perlu dilakukan perubahaan-perubahaan pada aplikasi dan dalam penggelaran workload di lingkungan virtual maupun di lingkungan cloud.

 

Deep Security 10 kini akan terus difokuskan dan ditingkatkan kemampuannya dalam mendeteksi adanya unknown threats. Deep Security 10 mendukung sandbox integration dengan Trend Micro Deep Discovery, dan menyusul, teknik-teknik pertahanan keamanan tercanggih terhadap threat yang sudah dimiliki pada Deep Security 10 akan segera dilengkapi dengan kemampuan machine learning.

 

Pendekatan Baru untuk Pengelolaan Keamanan Hybrid Cloud Paling Tangguh

Deep Security kini makin dioptimalkan untuk mendukung penggelaran VMware, AWS dan Microsoft Azure, menghadirkan visibilitas penuh untuk proteksi dan discovery server terotomasi. Deep Security rilis terbaru ini kini dilengkapi pula dengan beragam kecanggihan dan penyempurnaan dalam kemampuan integrasi dan pengelolaan, termasuk koneksi yang cepat dan time to protection yang makin singkat untuk seluruh workload AWS dan Azure. Tak hanya itu saja, rilis terbaru ini juga telah mendukung format akun Azure paling mutakhir, yakni Azure Resource Manager v2 (ARM). Deep Security kini menjangkau lebih luas hingga ke server workloads hingga mampu melindungi Docker containers, dengan memanfaatkan teknik-teknik jitu yang telah teruji, seperti anti-malware, IPS dan application control untuk melindungi seluruh penggelaran dynamic container.

 

“Untuk menghadirkan perlindungan terbaik guna menghadapi beragam threat masa kini yang makin canggih, memiliki beragam teknik proteksi merupakan hal yang paling fundamental. Namun, di sisi lain, perusahaan dituntut untuk menyediakan lapis keamanan yang mampu menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang cepat, dan strategi keamanan yang diterapkanpun juga harus mampu mendukung fleksibilitas dan kelincahan arsitektur IT modern yang disuguhkan melalui digelarnya virtualisasi dan cloud,” tutur Duncan Brown, associate vice president, security practice for IDC. “Dengan dirilisnya Deep Security 10, Trend Micro terus memperpanjang daftar teknik-teknik keamanan mutakhir yang optimal dalam menghadirkan proteksi pada seluruh workload di lingkungan hybrid cloud, ditambah lagi dengan visibilitas yang makin luas, sekaligus sebagai pengejawantahan kepemimpinannya di kancah keamanan server dengan pangsa pasar terbesar.”

 

“Selain sukses mendukung pelanggan dalam setiap perubahan-perubahan baru pada infrastruktur, seperti hadirnya Docker container, Deep Security 10 juga mampu memenuhi seluruh kebutuhan kami dalam berbelanja solusi keamanan dengan cara yang luar biasa,” Bill McGee, senior vice president and general manager, hybrid cloud security for Trend Micro. “Deep Security tersedia dalam bentuk software, as-a-service, maupun melalui marketplace milik AWS dan Azure, sehingga memberikan keleluasaan dan fleksibilitas bagi perusahaan dalam memilih solusi dan layanan yang paling tepat, termasuk biaya per jam ke cloud yang sesuai.”

 

“Pelanggan penting seperti U.S. Centers for Medicare & Medicaid Services (CMS) dan NASA yang kini tengah bergelut dengan teknologi virtualisasi dan cloud, sebagai bentuk respons mereka terhadap tuntutan kebutuhan akan kecepatan yang tinggi,” tutur Tariq Alvi, founder and president XentIT. “Deep Security hadirkan kemampuan dan dukungan pada beragam lingkungan sesuai dengan yang kami inginkan supaya kami dapat memenuhi seluruh kebutuhan bisnis yang cepat, termasuk dalam menghadirkan proteksi pada seluruh workload fisik, virtual, maupun cloud secara menyeluruh.”

 

Deep Security 10 diharapkan akan mulai tersedia pada bulan Maret 2017. Untu informasi selengkapnya mengenai Deep Security dan keamanan hybrid cloud, kunjungi www.trendmicro.com/hybridcloud.

 

Gartner Disclaimer

Gartner does not endorse any vendor, product or service depicted in its research publications, and does not advise technology users to select only those vendors with the highest ratings or other designation. Gartner research publications consist of the opinions of Gartner’s research organization and should not be construed as statements of fact. Gartner disclaims all warranties, expressed or implied, with respect to this research, including any warranties of merchantability or fitness for a particular purpose.

 

 

Mengenai Trend Micro

Trend Micro Incorporated merupakan pemimpin global di kancah solusi keamanan siber yang berkontribusi penuh dalam mendukung terciptanya dunia yang aman untuk bertukar informasi secara digital. Kami suguhkan solusi keamanan inovatif yang berlapis pada data center, lingkungan cloud, jaringan, serta endpoint bagi para pelanggan kami di tingkat konsumer, kalangan bisnis, maupun bidang kepemerintahan. Produk-produk kami bekerja dengan saling bertukar threat intelligence secara selaras demi menyuguhkan suatu sistem pertahanan keamanan terkoneksi yang paling tangguh terhadap semua jenis threat dengan visibilitas yang luas dengan sistem kendali terpusat agar mampu memberikan perlindungan yang lebih baik dan lebih cepat. Dengan dukungan lebih dari 5.000 orang karyawan yang tersebar di 50 negara, serta dengan global threat intelligence tercanggih saat ini, Trend Micro berhasil mendukung beragam organisasi di seluruh dunia dalam menyediakan solusi keamanan dalam rangka turut mendukung kesuksesan mereka menapaki transformasi ke cloud. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi www.trendmicro.com.

[1] Gartner “Market Guide for Cloud Workload Protection Platforms” by Neil MacDonald, Peter Firstbrook, 3 March, 2016

[2] Gartner “Magic Quadrant for Endpoint Protection Platforms” by Eric Ouellet, Ian McShane, Avivah Litan, 30 January, 2017