Published On: Wed, May 20th, 2015

Verisign Berbagi Tips dan Panduan bagi UMKM Menuju E-Commerce

Share This
Tags

logo-verisignJAKARTA, Indonesia–(20 Mei 2015) – Jumlah orang yang terhubung ke internet telah terus bertumbuh dengan pesat. Berdasarkan studi dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2014 terdapat 88,1 juta pengguna internet di Indonesia, meningkat dari 71,9 juta di tahun 2013. Bersamaan dengan pertumbuhan penetrasi internet, jumlah transaksi online dan e-commerce juga tumbuh dan menunjukan potensi yang baik. BMI Research memprediksikan bahwa total transaksi online di Indonesia dapat mencapai angka 50 juta Rupiah (4 milyar US Dollar) di tahun 2015 ini, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2014. Inilah waktu terbaik untuk menjalankan e-commerce, dan menetapkan keberadaan bisnis secara online. Untuk Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin mengembangkan bisnis mereka secara online, Verisign berbagi tips and panduan bagi pelaku UMKM dalam membangun website mereka.

Dengan pertumbuhan penetrasi internet, e-commerce, ditambah dengan pertumbuhan pengguna smartphone dan tablet, menuju online berarti bahwa pelaku UMKM menempatkan bisnis mereka dimana pertumbuhan aktifitas dan pengeluaran konsumen terjadi. Dengan semakin banyaknya bisnis yang masuk dalam dunia ritel online, jumlah tools dan layanan berkualitas untuk mendukung ecommerce pun telah meningkat, memudahkan para pelaku UMKM untuk memulai bisnis secara online.

Sebagian besar orang mempertimbangkan website saat mereka ingin melakukan bisnis secara online. Sebuah website dapat memainkan peran yang amat penting dalam kesuksesan dalam membantu bisnis online, tetapi itu bukan satu-satunya pilihan bagi para pelaku UMKM. Para pelaku UMKM dapat mempertimbangkan untuk menggunakan website ritel jual beli online, platform ecommerce atau sosial media yang telah mapan dan tersedia – seperti contohnya Lazada, Tokopedia, BliBli atau OLX. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan melalui cara diatas, antara lain: lebih cepat dan mudah, telah tersedianya segmentasi pasar yang potensial, pilihan terbaik bagi yang baru memulai bisnis, dan rendah biaya. Jika pelaku UMKM memutuskan untuk hanya memanfaatkan platform di atas tanpa website, mereka tetap dianjurkan untuk memiliki alamat domain sendiri, yang mampu menuntun konsumennya kehalaman jual beli onlinenya yang dipasang di situs jual beli online atau platform lainnya. Dengan cara tersebut, pelaku bisnis online dapat memiliki satu alamat pada website di internet, tanpa masalah akan situs jual beli atau platform mana yang mereka pakai, dan tanpa harus mengganti atau memindahkan alamat website pada halaman situs jual beli online tersebut. UMKM juga akan mendapat keuntungan dengan alamat email yang mudah diingat dan menonjolkan merk/brand atau produk, juga nama alamat email perusahaaan melalui nama domain.

Ketika sebuah bisnis telah siap untuk membuat websitenya sendiri, ada banyak solusi website untuk ecommerce yang tersedia dan dapat memudahkan para pemilik usaha untuk membuat toko onlinenya sendiri dengan segala hal yang dibutuhkan, seperti sistem keranjang belanja, hosting website dan juga optimalisasi mesin pencarian atau SEO. Menciptakan website yang sukses dengantools tersebut akan lebih mudah dengan tips dan panduan berikut:

  1. Identifikasikan kebutuhan website anda: Toko online dapat terlihat sederhana dan ringkas atau canggih dengan fitur multi-media marketing dan sales hub. Tentukan kebutuhan sebelum membuat website. Bila pemilik usaha memutuskan untuk memiliki website dengan banyak pernak-pernik, mempertimbangkan bantuan dari Web Developer dapat menjadi pilihan tepat.
  1. Memilih nama domain: nama domain akan menjadi alamat virtual dan juga identitas website dari sebuah bisnis di internet. Walaupun para penyedia jasa website menawarkan untuk mengelola website pada domain mereka, sangat dianjurkan untuk para pelaku bisnis agar tetap menaruh website dalam nama domain mereka sendiri untuk alamat web yang konsisten dengan brand sendiri, yang mudah diingat oleh para pelanggan dan dapat dimanfaatkan dalam upaya pemasaran. Tidak hanya nama domain, UKM juga perlu mempertimbangkan dalam memilih akhiran/suffix domain internet yang akan digunakan. Memilih domain atau akhiran domain internet juga merupakan hal yang penting dalam menentukan bagaimana pandangan dunia terhadap suatu bisnis. UKM perlu memilih domain internet yang dapat memberikan rasa hormat dan kepercayaan sebagai suatu bisnis, membuat bisnisnya terlihat profesional, memiliki kredibilitas, dan diakui secara global. Sebagai standard emas bisnis global, .COM merupakan domain internet yang paling dianjurkan untuk UKM membangun bisnis mereka secara online.
  1. Pilih penyedia jasa website builder yang tepat: Saat ini ada banyak penyedia layanan pengembang website di internet, oleh karena itu sangat dianjurkan untuk para pemilik UMKM untuk melakukan pencarian dan perbandingan pada lebih dari satu pilihan pengembang website. Hal ini dapat membantu para pemilik UMKM untuk memilih perangkat yang dapat memenuhi kebutuhan mereka seperti yang disebutkan dalam poin pertama, dan juga memungkinkan mereka untuk mendapatkan fitur-fitur tambahan yang diberikan dalam bentuk paket secara Cuma-Cuma oleh para pengembang website. Tidak semua perangkat setara dalam fungsinya, memilih perangkat yang tepat dapat menghemat waktu dan menyimpan tenaga.

 

Laporan Benefits and Barriers of Bringing a Small Business Online: Perspectives From Global Small Businesses dari Verisign juga menawarkan banyak informasi berguna bagi bisnis kecil diseluruh dunia tentang bagaimana dan pentingnya menciptakan online presence bagi bisnis.

 

Tentang Verisign

Sebagai pemimpin global di bidang nama domain dan keamanan Internet, Verisign memungkinkan navigasi Internet untuk berbagai nama domain terpopuler di dunia dan menyediakan perlindungan bagi situs web dan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Verisign menjamin keamanan, kestabilan, dan ketahanan infrastruktur dan layanan utama Internet, termasuk domain .com dan .net dan dua dari akar server Internet, serta melakukan fungsi pemeliharaan zona akar untuk inti dari Sistem Nama Domain Internet (DNS). Layanan Intelijen dan Ketersediaan Jaringan Verisign mencakup layanan Perlindungan Penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS), iDefense Security Intelligence, dan Managed DNS yang berbasiskan Intelijen jaringan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang arti frasa Powered by Verisign, kunjungiVerisignInc.com.

 

 

© 2015 VeriSign, Inc. Semua hak dilindungi undang-undang. VERISIGN, logo VERISIGN, dan merek dagang lainnya, merek layanan, dan rancangannya adalah merek dagang terdaftar maupun tidak terdaftar dari VeriSign, Inc. beserta anak perusahaannya di Amerika Serikat dan negara asing lainnya. Semua merek dagang lainnya merupakan hak kepemilikan dari masing-masing pemiliknya.