Published On: Thu, Jun 18th, 2015

Wanita Miliki Dampak dan Risiko Lebih Tinggi Terhadap Demensia

Share This
Tags

dementiaLondon, 18 Juni 2015 – Alzheimer’s Disease International (ADI) memprediksi sekitar 135 juta orang terkena penyakit demensia pada 2050 mendatang, di mana 71 persen di antaranya hidup di negara-negara pendapatan rendah dan menengah (LMICs). Sebagian besar orang-orang ini adalah perempuan, akan dirawat di rumah dan kemungkinan besar dirawat oleh kerabat perempuan.

Laporan bertajuk Women and Dementia: A global research review yang dirilis hari ini, merupakan ringkasan berbagai riset internasional dari segala penjuru dunia, menyoroti kebutuhan untuk program kesehatan berbasis empiris yang lebih luas untuk perempuan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sejalan dengan penelitian ini, ADI mendesak semua negara untuk memahami dan mengatasi dampak yang tidak proporsional demensia pada perempuan, dan  memberikan informasi yang sesuai dengan perempuan agar mereka merasa diperhatikan dan dirawat.

“Laporan ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan pemerintah di seluruh dunia untuk mengakui bahwa tantangan yang dihadapi oleh perempuan yang terkena demensia adalah bagian dari lingkup yang lebih luas dari isu-isu perempuan yang harus dibahas, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kita harus mengambil tindakan segera untuk mengembangkan kebijakan kesehatan publik yang mendukung perempuan dalam semua aspek perjalanan penyakit demensia mereka, apakah itu sebagai pengasuh atau sebagai seseorang mengidap demensia sendiri,” kata Marc Wortmann, Direktur Eksekutif Alzheimer Disease International.

Direktur Studi Demensia Universitas of Worcester, Profesor Dawn Brooker, menjelaskan Laporan ini menggarisbawahi fakta dengan meningkatnya prevalensi demensia di seluruh dunia akan memiliki dampak yang signifikan pada perempuan dan dan harus diakui pada tingkat keluarga, masyarakat dan pemerintahan.

“Kenyataannya lebih banyak perempuan hidup dengan demensia, lebih banyak perempuan yang caregiver dan lebih banyak perempuan yang terlibat dalam perawatan kesehatan dan tenaga kerja sosial. Inisiatif kebijakan penanganan demensia akan berdampak pada wanita berbeda dari laki-laki dan semua pembuat kebijakan perlu menyadari hal ini” ujar Profesor Dawn Brooker, yang juga penulis laporan tersebut.

Laporan ini didukung oleh dana dari Red & Yellow Care dan WomenAgainstAlzheimer.

***

 

 

Tentang Alzheimer Disease International

ADI adalah federasi internasional dari 83 asosiasi Alzheimer di seluruh dunia, dalam hubungan resmi dengan Organisasi Kesehatan Dunia.  ADI bertujuan untuk membangun dan memperkuat asosiasi Alzheimer di seluruh dunia dan untuk meningkatkan kesadaran global tentang penyakit Alzheimer dan penyebab lainnya dari demensia. ADI percaya bahwa kunci untuk memenangkan perang melawan demensia terletak pada kombinasi unik dari solusi global dan pengetahuan lokal.

Dengan demikian, kami bekerja secara lokal, dengan memberdayakan asosiasi Alzheimer nasional untuk mempromosikan dan menawarkan perawatan dan dukungan bagi orang-orang dengan demensia dan karir mereka, dan secara global untuk memusatkan perhatian pada wabah ini untuk kampanye dan perubahan kebijakan dari pemerintah Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.alz.co.uk.

Tentang Alzheimer Indonesia

Alzheimer Indonesia, yang juga dikenal sebagai ALZI, adalah organisasi non-profit yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan demensia dan penyakit Alzheimer, serta keluarga dan caregivers di Indonesia. Alzheimer Indonesia terdiri dari para ahli sebagian besar medis di lapangan. Didirikan pada tahun 2000, secara resmi berubah menjadi Alzheimer Indonesia pada 3 Agustus 2013 setelah sebelumnya menjadi anggota ADI sejak 2009. Alzheimer Indonesia didukung oleh berbagai komunitas dan relawan dari berbagai usia dan profesi, termasuk ahli saraf, psikiater, pengacara, ahli komunikasi kesehatan, psikolog, dokter, mahasiswa, dan banyak lagi.

 

Tentang Red & Yellow Care

Red & Yellow Care adalah perintis penyedia layanan kesehatan untuk orang berusia 50-an ke atas. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan di kemudian hari secara drastis, dengan mengembangkan solusi perawatan cerdas dan lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.redandyellowcare.com.

 

Tentang WomenAgainstAlzheimer’s

Sebagai anggota Jaringan USAgainstAlzheimer, WomenAgainstAlzheimer menguatkan suara perempuan di seluruh dunia untuk menemukan obat untuk Alzheimer. Pekerjaan kami didorong oleh jaringan perempuan yang telah tumbuh pesat dengan kemajuan saat ini dan ingin membawa keluar Alzheimer dari bayang-bayang dan ingin menjadikan alzheimer sebagai sorotan nasional. Kami memberdayakan perempuan untuk berbicara, kami menganjurkan untuk dana penelitian, dan kami mempromosikan tantangan penelitian yang revolusioner untuk membuat menemukan obat untuk Alzheimer realitas baru. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.usagainstalzheimers.org/networks/women