Published On: Thu, Nov 12th, 2015

XL – Pemkot Balikpapan Kerjasama Program XmartCity

XmartCity_3

(Ki-Ka) Direktur/Chief Digital Service XL, Ongki Kurniawan, Asisten I Walikota Balikpapan, Saiful Bahri dan VP. XL North Region, Francky Rinaldo Pakpahan dalam acara penandatangan kerjasama program kota pintar atau XmartCity di Balikpapan. Kamis(12/11).

Balikpapan, 12 November 2015– PT XL Axiata Tbk (XL) melanjutkan implementasi program Indonesia Broadband Plan dengan menggandeng sejumlah pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia. Program kerjasama ini ditujukan untuk warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berupa aplikasi digital untuk reservasi rumah sakit, pembayaran uji kir kendaraan bermotor dengan uang elektronik, dukungan promosi untuk pelaku UKM, serta website untuk panti asuhan/rumah yatim. Direktur Digital Service XL, Ongki Kurniawan dan Walikota Balikpapan, H.M. Rizal Effendi, SE., bersama meluncurkan implementasi program kota pintar atau XmartCity tersebut di Balikpapan, Kamis (12/11).

 

Ongki Kurniawan mengatakan, “Dukungan XL untuk masyarakat Kota Balikpapan ini berdasarkan konsep Sustainable Development Goals dari PBB, yaitu dengan menerapkan 5 dari 17 sasaran. Kelimanya adalah dukungan pada sarana kesehatan, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, inovasi, infrastruktur, serta program pemberdayaan komunitas masyarakat secara berkelanjutan. Syukur Alhamdulillah, hari ini kami bisa meresmikan implementasi dari kerjasama ini sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Insya Allah ke depannya, melalui konsep baru XL ini, Balikpapan siap menjadi salah satu XmartCity yang berXtandar dunia.”

 

Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, “Kota Balikpapan terus mengalami kemajuan di segala bidang secara signifikan, dan kini menjadi salah satu kota industri utama di Kalimantan. Kami pun akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warga seiring dengan terus meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Kami pun menyadari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menawarkan manfaat untuk bisa kita pakai guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Karena itu, kami menggandeng XL untuk kerjasama XmartCity ini untuk memecahkan beberapa persoalan yang ada.”

 

Ongki menambahkan, melalui program-program kerjasama XmartCity seperti ini, XL berharap bisa secara langsung mengenalkan manfaat besar dari keberadaan teknologi internet dan digital. Teknologi ini bisa menjadi solusi atas persoalan publik yang dihadapi warga dan aparat pemerintah menyangkut kepentingan publik, serta bisa untuk meningkatkan produktivitas siapa pun penggunanya, termasuk kalangan UKM.

 

Program kerjasama dengan Pemkot Balikpapan berpijak pada program pemerintah mengenai Rencana Pitalebar Indonesia (Indonesia Broadband Plan) 2014-2019 yang tertuang dalam Kepres No. 96/2014 melalui BAPPENAS. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan serta mendukung pertumbuhan pembangunan nasional dan daya saing Indonesia di tingkat global, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Untuk Indonesia Brodband Plan 2015-2016, XL mentargetkan 3 kota, yaitu Balikpapan, Jembrana, dan Pekalongan. Disamping kota-kota tersebut, saat ini, XL sangat aktif membantu Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat untuk pengembangan kota pintar di daerah masing-masing.

 

Kerjasama XL dengan Pemkot Balikpapan meliputi pengembangan solusi “Aplikasi Reservasi Rumah Sakit secara Online”, penggunaan XL Tunai untuk pembayaran Kir Kendaraan Bermotor, promosi UKM, serta pemberdayaan komunitas masyarakat setempat. XL menggandeng perguruan tinggi setempat, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Balikpapan untuk membangun solusi digital reservasi rumah sakit, serta meyiapkan situs untuk UKM dan pemberdayaan panti asuhan/rumah yatim.

 

Aplikasi reservasi rumah sakit berupa aplikasi digital yang memungkinkan siapa pun pihak yang berkepentingan mendapatkan akses informasi ruang kamar untuk melakukan rawat inap di rumah sakit. Pengguna aplikasi ini tidak terbatas kepada masyarakat (calon pasien), tetapi aplikasi ini juga dapat digunakan dan dimonitor oleh Dinas Kesehatan Pemkot Balikpapan. Pengguna aplikasi ini pun tidak harus pelanggan XL. Siapapun bisa menggunakannya

 

Ketersediaan kamar rumah sakit menjadi persoalan di kota industri berpenduduk lebih dari 700 ribu jiwa ini dalam beberapa waktu belakangan. Banyak berita yang tersebar mengenai calon pasien yang akhirnya meninggal karena terlambat tertolong karena penolakan rumah sakit dengan alasan kamar rumah sakit penuh. Dengan aplikasi ini, pengguna aplikasi dapat dengan cepat mengetahui informasi tentang data kamar kosong di masing-masing rumah sakit.

 

Bagi Pemkot, aplikasi ini memungkinkan mereka secara cepat dapat memfasilitasi masyarakat. Bagi pihak penyedia fasilitas kesehatan, aplikasi ini akan mempermudah proses rujukan layanan kesehatan antar-fasilitas kesehatan. Sementara itu, bagi pihak rumah sakit, aplikasi ini bisa menjadi sarana promosi atas fasilitas yang dimilikinya.

 

Pada aplikasi ini terdapat menu GIS (Geographic Information System) dimana user dapat melihat lokasi rumah sakit terdekat, termasuk juga informasi kamar beserta fasilitas yang tersedia. Jika kondisi gawat darurat, terdapat menu pemesanan mobil ambulance. Setelah mendapat kamar sesuai kebutuhan, dan user mengisi formulir pendaftaran, user akan mendapatkan nomor referensi untuk ditunjukkan ke RS yang dituju. Pada tahap pengembangan selanjutnya, aplikasi ini akan memiliki daftar dokter spesialis beserta jadwal praktek para dokter tersebut.

 

Aplikasi Reservasi Rumah Sakit Online ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam 2 fase. Pada fase pertama, November – Desember 2015, aplikasi ini menyediakan informasi untuk kamar di kelas II, kelas I, dan kelas VIP. Lalu pada fase kedua, yaitu di kuartal pertama 2016, aplikasi ini diharapkan sudah dapat terintegrasi dengan sistem BPJS. Dengan demikian para peserta BPJS bisa mendapatkan manfaat dari aplikasi ini dengan menggunakan rujukan dari Puskesmas. Saat ini, telah 5 rumah sakit yang terhubung. Pada quarter pertama tahun 2016, diharapkan telah ada 12 rumah sakit yang terhubung.

 

 

XL Tunai untuk bayar “Uji Kelayakan Kendaraan”

Masih pada kerangka kerjasama ini, XL juga membantu Dinas Perhubungan Pemkot Balikpapan untuk membangun solusi sistem pembayaran untuk layanan “Uji Kelayakan Kendaraan” atau yang biasa disebut sebagai “Kir”. Solusi pembayaran tersebut menggunakan uang elektronik XL Tunai. Dengan uang elektronik, sejumlah manfaat akan bisa didapatkan baik oleh masyarakat pengguna layanan, maupun Dinas Perhubungan Balikpapan.

 

Manfaat tersebut adalah masyarakat pengguna layanan akan mendapatkan waktu layanan yang lebih cepat, tanpa antri, dan bisa dilakukan kapan pun selama 24 jam sehari. Sementara itu bagi Dinas Perhubungan setempat, pembayaran dengan uang elektronik akan mendorong terciptanya manajemen keuangan yang lebih tertata dan transparan. Selain itu, solusi ini akan mengurangi peredaran uang kontan. Lebih dari itu, penggunaan XL Tunai juga sesuai dengan anjuran dalam Gerakan Nasional Non Tunai oleh Bank Indonesia.

 

Penggunaan XL Tunai juga sangat mudah untuk pembayaran Kir ini. Pelanggan atau masyarakat yang akan membayar Kir cukup membuka fitur XL Tunai melalui *123*120#, lalu pilih menu ‘Layanan kir (Uji kelayakan kendaraan)”. Uji kelayanan kendaraan berlaku bagi semua kendaraan umum dan kendaraan angkutan barang. Masyarakat sudah bisa memanfaatkan sistem pembayaran menggunakan XL Tunai ini dalam waktu dekat.

 

Disamping reservasi rumah sakit dan pembayaran Kir model baru, XL juga memberikan dukungan teknis bagi 2 unit usaha mikro kecil menengah (UKM) yang digerakkan oleh masyarakat Balikpapan. Dukungan yang diberikan dalam bentuk pembuatan situs internet sebagai sarana pengembangan bisnis. UKM yang menjadi binaan XL adalah UKM Plastikmu dan UKM Detergen Melina. Kedua usaha kecil tersebut telah mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar berupa lapangan kerja. Sementara itu, hasil produksi yang mereka kelola telah mampu menembus pasar. Untuk usaha pembuatan tas dari bahan plastik bekas bahkan telah melakukan eksport dalam skala terbatas.

 

Adanya situs mereka di internet diharapkan dapat menjadi sarana UKM-UKM ini untuk bisa lebih dikenal oleh pasar yang lebih luas. Mereka juga akan mendapatkan bimbingan dari XL dan STMIK Balikpapan selama setahun, dan setelah itu diharapkan mereka sudah bisa mengelola situsnya sendiri.

 

Pengadaan situs internet juga XL bangunkan untuk mendukung 2 panti asuhan/rumah yatim. Situs tersebut akan mempermudah mereka menunjukkan potensi, karya dan prestasi anak-anak asuhnya, sekaligus akan mempermudah pengurus panti asuhan/rumah yatim menggalang donasi.