Published On: Fri, Nov 20th, 2015

Zenfone Go, Terjangkau dengan Performa Quad Core

 

Zenfone GoJakarta, 19 November 2015– Sejak pertamakali diluncurkan pada kuartal kedua tahun lalu, Zenfone menjadi lini produk smartphone yang sangat fenomenal dan berhasil merebut perhatian pengguna, termasuk di Indonesia. Ketika itu, ASUS Zenfone hadir di harga yang sangat menarik dibandingkan dengan kompetitornya.

 

Generasi berikutnya, yakni Zenfone 2, hadir dengan desain terbaru, antarmuka yang lebih memudahkan, serta spesifikasi dan performa yang jauh meningkat. Ia menghadirkan apa yang ditawarkan smartphone kelas premium, namun di kisaran harga menengah. Sebagai salah satu pemain utama di era digital, tentu ASUS tidak tinggal diam.

 

“Untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan anggaran terbatas, kali ini ASUS menghadirkan Zenfone Go ke pasaran Indonesia,” sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. “Segmen entry level sampai value mainstream masih merupakan pangsa pasar yang terbesar. Tentu ASUS tidak ingin meninggalkan segmen yang sangat menjanjikan ini,” ucapnya.

 

Juliana menambahkan, menurut studi lembaga riset GfK sampai pertengahan 2015, sebanyak 21,2 persen smartphone yang terjual di Indonesia merupakan produk yang dipasarkan di harga Rp1 juta sampai 1,5 juta. Peringkat kedua terbesar, yakni 16,6 persen adalah smartphone seharga Rp1,5 sampai 2 juta.

 

“Fakta ini membuktikan besarnya potensi pasar yang dimiliki dan pentingnya kami menghadirkan smartphone yang masuk ke segmen tersebut, salah satunya dengan merilis ASUS Zenfone Go ke pasaran Indonesia,” ucapnya.

Diperkuat Prosesor Quad Core

Meski ditujukan untuk segmen entry level, Zenfone Go sudah diperkuat oleh prosesor quad-core berbasis ARM Cortex-A7 dari MediaTek. Prosesor dengan kecepatan 1,3GHz ini sanggup mengerjakan berbagai tugas dan menyediakan performa yang baik untuk game-game umum yang tersedia di Google Play.

 

Hadir dalam ukuran 5 inci (ZE500TG), Zenfone Go dilengkapi layar resolusi HD 1280 x 720 (dengan kerapatan 294 pixel per inch. Layar yang digunakan mampu menampilkan 16 juta warna dan mendukung IPS yang membuat konten pada layar dapat dilihat hingga 178o tanpa mengalami degradasi warna.

 

Layarnya juga sangat responsif dengan sensitivitas hingga 67 milidetik setelah disentuh. Lapisan Anti-Fingerprint juga dapat mereduksi gesekan sehingga menawarkan pengalaman penggunaan yang mulus. Tak hanya sidik jari, lapisan tersebut juga membuat layar lebih tahan terhadap kotoran, minyak dan bercak air.

 

Dual SIM, Dual Standby Namun Hemat Energi

Zenfone Go menyediakan dua slot kartu SIM. Dengan demikian, pengguna cukup memiliki satu perangkat untuk memisahkan antara kebutuhan personal dan urusan pekerjaan. Kedua slot SIM itu juga mendukung jaringan 3G HSPA+ yang menawarkan kecepatan download hingga 21Mbps. Artinya, pengguna tidak perlu memindahkan kartu SIM untuk menjelajah Internet.

 

Jangan khawatir tidak mendapatkan sinyal yang kuat. Zenfone Go memiliki desain antena yang khusus sehingga menawarkan penangkapan sinyal yang lebih baik meski pengguna sedang berada di kawasan yang memiliki kekuatan sinyal rendah.

 

Dari sisi baterai, Zenfone Go menggunakan baterai lithium sebesar 2070mAh yang mampu memasok daya hingga 10 hari untuk standby. Jika digunakan untuk melakukan voice call di jaringan 3G, baterai tersebut mampu bertahan hingga 11 jam. Adapun untuk memutar video, daya tahan baterainya mencapai sekitar 5 jam.

 

ZenUI dengan Sistem Operasi Android Lollipop 5.1

ASUS Zenfone Go merupakan lini produk Zenfone pertama yang hadir dengan Android Lollipop 5.1. Meski dari sisi tampilan Android Lollipop 5.1 serupa dengan Android Lollipop 5.0, namun versi 5.1 merupakan update besar pertama yang dihadirkan Google untuk Android L. Sejumlah perbaikan dari bug, peningkatan performa dan kestabilan telah diimplementasikan.

 

Namun demikian, ASUS juga melakukan peningkatan pengalaman pengguna lewat ZenUI. Dengan melakukan lebih dari 1.000 modifikasi dibandingkan dengan Android asli, ASUS menyediakan akses yang unik, langsung, dan mudah diubah-ubah sesuai dengan keinginan pengguna. Tak hanya tampilan, tema, dan icon, pengguna juga bisa mengumpulkan aplikasi dan menguncinya dalam folder tertentu untuk mencegah pengguna yang tidak berhak mengakses aplikasi atau data miliknya.

Di Indonesia, saat ini Zenfone Go dipasarkan di harga Rp. 1.599.000 (8GB Storage) dan Rp 1.699.000,- (16GB Storage)

 

Model ZC500TG
CPU MediaTek MT6580 Quad-Core 1.3GHz
RAM 2GB RAM
Storage 8GB/16GB + 5GB ASUS Webstorage gratis
Micro SD Yes (up to 64 GB)
Connectivity WLAN 802.11 b/g/n, BT 4.0 with A2DP, Wifi Direct, Super Fast Wi-FI Hotspot Capability (Tethering), MicroUSB, 35 mm earjack
Network Dual Antenna untuk sinyal lebih baik
3G DC-HSPA+ Download speed 3G up to 21Mbps
GSM/WCDMA Quad Band for worldwide data roaming 850/900/1900/2100 MHz
Sim Card Dual Micro-SIM Support
Navigation GPS, BDS, GLONASS
Display 5 inci super bright IPS HD 720×1280 with 178’ wide view angle, 294 ppi
Video Video Playback: MPEG4, H.264, H.263

Video Recording: H264 AVC, MPEG-4 SP, MPEG-4 ASP, VP8, VP9, H.263

Battery Lithium-Polimer 2070 mAh
Rear Camera 8 MP autofocus dengan waktu fokus kurang dari 0.03detik. Diafragma besar f/2.0, 5 element Lens, dual tone flash, PixelMaster Camera untuk foto dan video lebih terang hingga 400%
Main Camera 2 Megapixel Fix-focus
Sensor Accelerometer/Ambient Light/Proximity/E-Compass/Hall Sensor
Audio Dual Microphone dengan Noise Cancellation, ASUS SonicMaster untuk suara lebih jernih dan bass lebih dalam dengan 5 magnet chamber
OS Android 5.1 Lollipop dengan ASUS ZenUI 2.0 dengan lebih dari 1000+ peningkatan fitur (What’s next, PC Link, Share Link, Quick Access, ASUS Splendid, dll)
Apps Google App, ASUS Sync, Mycloud, File Manager, Mylibrary, Supernote, BBM & Whatsapp Ready
Dimension 143,7×71,5x(10,5~3,5) mm
Weight 145 g
Warna Pure Black, Glamour Red, Ceramic White, Hairline Gold, Hairline Silver
Price Rp. 1.599.000 / Rp. 1.699.000