Kirim Rilis
Simbol RilisianarilisianaRUMAH RILIS KITA
SIARAN PERS RESMI ✎ BAHASA MANUSIA ✎ DARI DOKUMEN ASLINYA ✎ BUKAN KATANYA ✎ SIARAN PERS RESMI ✎ BAHASA MANUSIA ✎ DARI DOKUMEN ASLINYA ✎ BUKAN KATANYA ✎  
Depan · BUMN
BUMN · SIARAN PERS

Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta

PT Pelindo Terminal Petikemas · Rabu, 4 November 2026

PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas di terminal-terminalnya mencapai 10,31 juta TEUs sepanjang Januari–September 2026, tumbuh 5,80 persen dari tahun lalu berkat perdagangan internasional yang makin ramai.

Yang dari luar negeri tumbuh lebih kencang

Arus internasional naik 10,34 persen menjadi 3,54 juta TEUs — jauh di atas domestik yang tumbuh 3,57 persen menjadi 6,77 juta TEUs. Totalnya 10,31 juta TEUs, naik 5,80 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Teluk Lamong paling ngebut

Terminal Teluk Lamong di Surabaya tumbuh 23,12 persen, ditopang 25 kunjungan kapal internasional nonreguler bermuatan 16.014 TEUs. Dua layanan pelayaran baru ikut mengangkat volume: CSE (COSCO–OOCL) dan SCJX (Gold Star Line–X-Press Feeders), masing-masing rata-rata 1.100 TEUs per kunjungan.

Derek raksasa baru berdatangan

Mengantisipasi arus yang tumbuh, Pelindo menambah alat bongkar muat sepanjang 2026: empat crane dermaga dan 14 crane lapangan elektrik di Surabaya, empat crane dermaga di Semarang, dua crane dermaga dan empat crane lapangan di Belawan, serta empat crane lapangan elektrik di Banjarmasin. Dua crane dermaga lagi untuk Perawang ditargetkan selesai Desember 2026 — semua, kata Corporate Secretary Fajar Setyono, demi keandalan layanan dan kapasitas terminal.

ARUS PETI KEMAS DALAM PERSEN

Pertumbuhan arus peti kemas Jan–Sep 2026 vs tahun lalu:

+23,12%TERMINAL TELUK LAMONG
+10,34%INTERNASIONAL
+5,80%TOTAL PELINDO
+3,57%DOMESTIK

Dokumen Asli

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

JAKARTA — Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Petikemas sepanjang Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan perdagangan internasional menjadi salah satu pendorong, dengan kenaikan arus peti kemas mencapai 10,34%, lebih tinggi dibandingkan domestik sebesar 3,57%.

Arus peti kemas internasional mencapai 3,54 juta TEUs, sedangkan domestik sebanyak 6,77 juta TEUs. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Fajar Setyono, mengatakan pertumbuhan tersebut didukung aktivitas pelayanan kapal internasional, penambahan layanan pelayaran baru, serta optimalisasi fasilitas dan operasional terminal.

Salah satu terminal yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Terminal Teluk Lamong (TTL), dengan kenaikan arus peti kemas sebesar 23,12%. “Hingga September 2026, Terminal Teluk Lamong mencatat 25 kunjungan kapal internasional nonreguler (ad hoc call) dengan total muatan mencapai 16.014 TEUs,” jelas Fajar, Senin (2/11/2026).

Pertumbuhan tersebut turut didukung kehadiran CSE Service dan SCJX Service. CSE merupakan layanan joint slot COSCO Shipping Lines dan OOCL dengan rata-rata bongkar-muat sekitar 1.100 TEUs per kunjungan. Sementara SCJX/SIX Service merupakan kerja sama Gold Star Line (GSL) dan X-Press Feeders (XPF), dengan rata-rata bongkar-muat sekitar 1.100 TEUs per kunjungan.

“Kehadiran dua layanan pelayaran baru tersebut turut memperkuat konektivitas terminal dengan jaringan perdagangan internasional sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan volume bongkar muat peti kemas,” katanya.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas, Pelindo Terminal Petikemas memperkuat kapasitas dan kesiapan operasional. Sepanjang 2026, perusahaan mengadakan empat unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) di TPS, empat unit QCC di TPK Semarang, dua unit QCC dan empat unit RTG di TPK Belawan, serta empat unit E-RTG di TPK Banjarmasin. Pengadaan dua unit QCC di TPK Perawang ditargetkan selesai pada Desember 2026.

“Penguatan fasilitas tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam meningkatkan keandalan pelayanan dan memperkuat kapasitas penanganan peti kemas,” kata Fajar.

Perusahaan juga mengoptimalkan perencanaan, pengendalian operasional, penggunaan peralatan, serta koordinasi dengan pengguna jasa untuk menjaga kelancaran bongkar muat.

Kontan - Pelindo pressrelease.kontan.co.id.

Sumber resmi: https://pressrelease.kontan.co.id/news/perdagangan-internasional-tumbuh-pesatarus-peti-kemas-pelindo-tembus-103-juta-teus

Caption Instagram

Pelabuhan-pelabuhannya makin sibuk.

PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat arus peti kemas 10,31 juta TEUs sepanjang Januari–September 2026, tumbuh 5,80 persen dari tahun lalu. Yang menarik: arus internasional tumbuh 10,34 persen (3,54 juta TEUs) — jauh lebih kencang dari domestik yang tumbuh 3,57 persen (6,77 juta TEUs).

Terminal Teluk Lamong jadi yang paling ngebut: naik 23,12 persen, ditopang kapal-kapal internasional nonreguler dan dua layanan pelayaran baru. Pelindo juga menambah belasan crane baru di Surabaya, Semarang, Belawan, dan Banjarmasin untuk mengejar arus yang tumbuh.

Berdasarkan rilis resmi @pelindo via Kontan Press Release, 4 November 2026.
Rilis lengkap: https://pressrelease.kontan.co.id/news/perdagangan-internasional-tumbuh-pesatarus-peti-kemas-pelindo-tembus-103-juta-teus

#Pelindo #PetiKemas #Pelabuhan #Logistik #Rilisiana #SiaranPers

Di Instagram

Artikel ini juga terbit sebagai carousel di Instagram @rilisiana.id.

Kontak Media Penerbit

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas

Instagram@pelindo
AlamatJl. Yos Sudarso No. 9, Jakarta Utara 14230
Situspelindo.co.id

Artikel Terkait — BUMN